APRI Kaltim Rombak Pengurus, Siapkan FGD dan Pelantikan Juli 2026.
SAMARINDA, nusavox.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kalimantan Timur (Kaltim) telah melakukan langkah pembenahan internal, melalui rapat kerja pengurus sebagai upaya mengaktifkan kembali roda organisasi yang sempat tidak berjalan optimal, di Kantor Sekretariat DPW APRI Kaltim Jalan Drs. H. Anang Hasyim Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu (2/5/2026) malam.
Rapat kerja tersebut difokuskan pada penataan ulang struktur organisasi, termasuk perombakan kepengurusan inti dan bidang-bidang strategis.
Langkah ini, diambil menyusul banyaknya pengurus lama yang dinilai sudah tidak aktif dalam menjalankan tugas organisasi.
Sekretaris DPW APRI Kaltim, Testia Sendi Radi Tio, mengatakan penataan ulang dilakukan agar organisasi dapat kembali menjalankan fungsinya secara maksimal, terutama dalam mengakomodasi kepentingan penambang rakyat di daerah.
“Rapat ini merupakan upaya kami melakukan penataan ulang internal agar DPW APRI Kaltim bisa segera bergerak menjalankan fungsinya setelah sekian lama tidak ada pergerakan,” ujar Testia melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Minggu (3/5/2026) malam.
Menurutnya, restrukturisasi kepengurusan mencakup posisi ketua, sekretaris, bendahara, serta sejumlah bidang lainnya.
Tujuannya adalah membentuk tim yang lebih solid, dan mampu bekerja secara nyata dalam menjalankan program organisasi ke depan.
Selain pembenahan internal, rapat kerja juga menghasilkan sejumlah agenda strategis, salah satunya penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
FGD tersebut direncanakan menghadirkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi, pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), hingga koperasi.
Agenda tersebut, sekaligus akan dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru DPW APRI Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
Tak hanya itu, APRI Kaltim juga akan melakukan sinkronisasi program dengan pengurus di tingkat Kabupaten/Kota (DPC), guna memperkuat koordinasi dan konsolidasi organisasi secara menyeluruh di daerah.
Dalam upaya memperkuat jaringan hingga ke tingkat pusat, APRI Kaltim berencana melibatkan tokoh-tokoh strategis sebagai Dewan Pembina, termasuk dari kalangan legislatif seperti anggota DPR RI Komisi XII.
Langkah ini, diharapkan dapat memperlancar komunikasi dan koordinasi dalam memperjuangkan kepentingan penambang rakyat.
Lebih jauh, organisasi ini juga menargetkan peningkatan kinerja dalam menangani isu-isu terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), sekaligus mendorong penguatan sektor usaha melalui koperasi, agar organisasi memiliki kemandirian secara finansial.
“Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk membangun organisasi yang lebih kuat, baik dari sisi struktur maupun kemandirian ekonomi, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” pungkasnya. (AI)

