Sabtu, 10 Oktober 2026 Samarinda, ID
Ekonomi & Bisnis

Presiden Prabowo Resmi Usulkan Destry Damayanti Pimpin Bank Indonesia, Soroti Stabilitas Ekonomi

Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Gubernur BI. (Foto: cnnindonesia.com)

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengusulkan Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI), sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru. Langkah ini menandai transisi kepemimpinan di bank sentral, dengan fokus utama pada keberlanjutan stabilitas ekonomi dan penguatan kebijakan moneter di tengah dinamika global dan domestik.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa keputusan Presiden Prabowo didasarkan pada rekam jejak Destry Damayanti yang cemerlang, baik di kancah akademik maupun profesional, khususnya pengalamannya yang mendalam di Bank Indonesia. “Presiden menilai Ibu Destry memiliki kapasitas, integritas, dan pemahaman yang komprehensif terhadap tantangan perekonomian nasional dan global. Pengalaman beliau sebagai Deputi Gubernur Senior sangat krusial dalam menjaga kesinambungan kebijakan BI,” ujar Prasetyo Hadi dalam sebuah pernyataan.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Prasetyo menambahkan, pemilihan Destry Damayanti juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan kepemimpinan Bank Indonesia diisi oleh figur yang memiliki kapabilitas mumpuni dalam mengelola stabilitas harga, nilai tukar rupiah, dan sistem keuangan secara keseluruhan. Kepercayaan terhadap Destry juga didasari oleh kontribusinya dalam berbagai perumusan kebijakan strategis BI, terutama di masa-masa penuh gejolak ekonomi.

Profil Destry Damayanti: Pengalaman Luas untuk Bank Sentral

Destry Damayanti bukanlah sosok baru dalam kancah perbankan dan ekonomi Indonesia. Sebelum menjabat sebagai DGS BI, ia memiliki latar belakang yang kaya sebagai ekonom, akademisi, dan profesional di berbagai lembaga keuangan dan pemerintahan. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai profilnya:

  • Pengalaman di Bank Indonesia: Menjabat Deputi Gubernur Senior BI sejak tahun 2016. Selama masa jabatannya, ia terlibat aktif dalam perumusan dan implementasi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.
  • Latar Belakang Akademik: Destry dikenal memiliki kapasitas intelektual yang kuat, dengan riwayat pendidikan tinggi di bidang ekonomi dan aktif dalam riset serta publikasi.
  • Peran Strategis Sebelumnya: Sebelum di BI, Destry pernah menduduki posisi strategis di lembaga-lembaga finansial dan kajian ekonomi, yang memberinya perspektif luas tentang tantangan dan peluang ekonomi Indonesia.

Kiprahnya selama ini menunjukkan kemampuannya dalam menganalisis kondisi ekonomi makro, memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat, serta berkomunikasi secara efektif dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di dalam maupun luar negeri. Pengalamannya ini menjadi modal penting dalam mengemban tugas sebagai Gubernur BI.

Tantangan dan Mandat Gubernur Bank Indonesia Mendatang

Posisi Gubernur Bank Indonesia adalah salah satu jabatan paling strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Gubernur BI memiliki mandat utama untuk:

  • Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter yang efektif untuk mencapai dan memelihara stabilitas nilai tukar rupiah.
  • Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional.
  • Mengatur dan mengawasi perbankan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Destry Damayanti akan menghadapi sejumlah tantangan signifikan di masa kepemimpinannya. Diantaranya adalah:

  • Inflasi: Menjaga inflasi tetap terkendali dalam target yang ditetapkan pemerintah.
  • Nilai Tukar Rupiah: Menstabilkan nilai tukar rupiah di tengah volatilitas pasar keuangan global dan tekanan eksternal.
  • Pertumbuhan Ekonomi: Mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui kebijakan moneter yang akomodatif namun tetap prudent.
  • Tantangan Global: Menghadapi ketidakpastian ekonomi global, termasuk kebijakan moneter negara maju, harga komoditas, dan tensi geopolitik.
  • Inovasi Digital: Adaptasi terhadap perkembangan teknologi finansial dan digitalisasi sistem pembayaran.

Pemerintah dan pasar berharap Destry Damayanti dapat melanjutkan tradisi kepemimpinan BI yang independen, kredibel, dan responsif terhadap perubahan. Penunjukan ini juga diharapkan membawa energi baru dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, sekaligus menjaga sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter.

Mekanisme Pengangkatan dan Konfirmasi Dewan Perwakilan Rakyat

Proses pengangkatan Gubernur Bank Indonesia melibatkan beberapa tahapan penting sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Setelah usulan disampaikan oleh Presiden, nama Destry Damayanti akan segera diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Proses ini adalah bagian krusial untuk memastikan bahwa calon Gubernur BI memiliki kapabilitas dan integritas yang memadai untuk memimpin bank sentral.

Dalam sejarah pengangkatan Gubernur BI sebelumnya, seperti yang juga terjadi pada pemilihan pemimpin BI terdahulu, DPR akan melakukan pendalaman terhadap visi, misi, rekam jejak, serta komitmen calon terhadap independensi bank sentral. Jika disetujui oleh DPR, Presiden kemudian akan mengeluarkan keputusan presiden (Keppres) untuk pengangkatan resmi Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia. Pengangkatan ini diharapkan dapat berjalan lancar mengingat statusnya sebagai calon tunggal dan pengalamannya yang sudah teruji di BI.

Langkah Presiden Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI mengirimkan sinyal kuat mengenai prioritas pemerintah terhadap stabilitas dan kontinuitas kebijakan ekonomi. Ini merupakan keputusan strategis yang akan memiliki dampak signifikan terhadap arah kebijakan moneter dan stabilitas finansial Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.