GIANYAR – Persib Bandung membuka turnamen pramusim Dewata Challenge Series 2026 dengan performa meyakinkan, berhasil mengalahkan Sabah FC dari Malaysia dengan skor telak 3-0. Kemenangan dominan ini diraih di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Sabtu (15/8) malam, menjadi sinyal positif bagi Maung Bandung menjelang bergulirnya kompetisi resmi Liga 1 musim 2026/2027. Sorotan utama tertuju pada penampilan apik pemain anyar, Eduardo Peralta, yang langsung mencatatkan gol debutnya, disusul oleh sumbangan gol dari David da Silva dan Ciro Alves yang mengunci kemenangan impresif ini.
Dominasi Penuh Maung Bandung di Tanah Dewata
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib Bandung langsung mengambil inisiatif serangan. Skuad asuhan Bojan Hodak tampil agresif dengan mengandalkan kombinasi serangan dari kedua sisi sayap dan lini tengah yang solid. Sabah FC, di sisi lain, tampak kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan menghadapi gelombang serangan yang dilancarkan Pangeran Biru. Penguasaan bola mutlak berada di kaki para pemain Persib, menciptakan beberapa peluang berbahaya di awal pertandingan yang sayangnya belum mampu dikonversi menjadi gol. Tekanan tanpa henti ini menunjukkan kesiapan fisik dan taktik yang matang dari tim kebanggaan Bobotoh.
Debut Gemilang Peralta Buka Keran Gol Persib
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-27 melalui aksi memukau Eduardo Peralta. Pemain yang baru didatangkan pada bursa transfer pramusim ini menunjukkan insting gol yang tajam dengan menyambut umpan silang akurat dari sisi kanan pertahanan Sabah FC. Tandukan kerasnya meluncur deras ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan, membuat Stadion Dipta bergemuruh. Gol debut ini bukan hanya berarti bagi Peralta pribadi, tetapi juga mengangkat moral seluruh tim dan membuktikan investasi klub pada dirinya tidak salah.
- Momen Penting Gol Pembuka: Gol Peralta datang pada saat yang krusial, memecah kebuntuan dan membuka jalan bagi gol-gol berikutnya.
- Dampak Psikologis bagi Tim: Gol tersebut memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Persib dan menekan mental lawan.
- Harapan Terhadap Performa Peralta di Masa Depan: Debut manis ini tentu saja memicu ekspektasi tinggi dari suporter terhadap kontribusi Peralta di musim mendatang.
Selanjutnya, David da Silva menggandakan keunggulan Persib menjadi 2-0 lima menit menjelang turun minum. Striker asal Brasil ini memanfaatkan kelengahan lini belakang Sabah FC dengan sontekan mudah setelah menerima bola pantul dari tendangan sudut. Keunggulan dua gol di babak pertama menjadi modal berharga bagi Persib untuk menjaga ritme permainan di babak kedua.
Analisis Kesiapan Persib Menjelang Musim Baru
Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendurkan serangan. Rotasi pemain dilakukan oleh Bojan Hodak untuk memberikan menit bermain kepada seluruh anggota skuad sekaligus mencoba beberapa skema taktik. Salah satu pemain yang masuk, Ciro Alves, turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-65. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti menghujam gawang Sabah FC, mengubah kedudukan menjadi 3-0. Kemenangan ini menunjukkan kedalaman skuad Persib yang cukup merata, di mana pemain pengganti mampu memberikan dampak signifikan.
Performa tim secara keseluruhan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan beberapa laga uji coba sebelumnya. Berdasarkan pantauan kami dari latihan dan uji coba internal, Persib tampak lebih solid dalam transisi, baik dari menyerang ke bertahan maupun sebaliknya. Lini pertahanan yang dipimpin Nick Kuipers terlihat kokoh, sementara kreativitas lini tengah yang diisi Marc Klok dan Dedi Kusnandar mampu mengalirkan bola dengan lancar ke depan. Ini adalah indikasi positif bahwa racikan Bojan Hodak mulai membuahkan hasil, membangun fondasi yang kuat untuk persaingan di Liga 1 2026/2027 yang diprediksi akan sangat ketat.
Apa Kata Pelatih dan Proyeksi Musim 2026/2027
Pelatih Bojan Hodak usai pertandingan menyatakan kepuasannya atas performa tim. “Para pemain menunjukkan semangat juang yang tinggi dan menjalankan instruksi dengan baik. Tentu masih ada beberapa area yang perlu diperbaiki, namun kemenangan ini adalah awal yang bagus untuk Dewata Challenge dan persiapan Liga 1,” ujarnya. Hodak juga secara khusus memuji penampilan Peralta yang mampu beradaptasi cepat.
Kemenangan telak atas Sabah FC ini memberikan optimisme besar bagi Bobotoh dan manajemen Persib. Dengan kombinasi pemain asing berkualitas, talenta lokal yang mumpuni, serta arahan taktis dari Bojan Hodak, Persib Bandung diproyeksikan akan menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara Liga 1 2026/2027. Dewata Challenge Series ini akan menjadi ajang penting untuk mematangkan strategi dan kekompakan tim sebelum peluit resmi kompetisi dibunyikan, memastikan Maung Bandung siap mengaum di kancah sepak bola nasional.

