Jumat, 31 Juli 2026 Samarinda, ID
Daerah

Efisiensi Operasional Berbuah Manis, PT KKT Catat Kinerja Gemilang di Semester I 2026.

BALIKPAPAN, nusavox.com – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) membukukan kinerja operasional yang positif sepanjang Semester I Tahun 2026.

Sejumlah indikator utama produktivitas berhasil melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), mencerminkan meningkatnya efektivitas pelayanan kapal dan kegiatan bongkar muat di terminal peti kemas tersebut.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Di kawasan terminal Kariangau, aktivitas bongkar muat berlangsung setiap hari. Kapal-kapal datang dan bersandar sesuai jadwal, sementara alat bongkar muat bekerja secara berkesinambungan memindahkan peti kemas dari kapal ke lapangan penumpukan maupun sebaliknya.

Kelancaran aktivitas tersebut ditopang koordinasi operasional yang terintegrasi, kesiapan peralatan, serta pengelolaan pelayanan yang terus dievaluasi.

Sebagai salah satu gerbang logistik di Kalimantan Timur, PT KKT terus melakukan pembenahan pada berbagai aspek operasional.

Evaluasi dilakukan secara berkala terhadap kesiapan peralatan, efektivitas pelayanan kapal, hingga koordinasi antarunit kerja guna memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap optimal.

Berdasarkan data perusahaan, produktivitas bongkar kapal pada layanan domestik mencapai 28,03 Box per Ship Hour (B/S/H) atau 121,9 persen dari target RKAP sebesar 23 Box per Ship Hour.

Sementara produktivitas bongkar menggunakan crane tercatat 20,66 Box per Crane Hour (B/C/H), atau 121,5 persen dari target sebesar 17 Box per Crane Hour.

Selain itu, rasio Effective Time terhadap Berthing Time (ET/BT) mencapai 74,37 persen, melampaui target RKAP yang ditetapkan sebesar 72 persen.

Dengan capaian sebesar 103,3 persen, waktu pelayanan kapal dinilai semakin efektif sehingga proses bongkar muat dapat diselesaikan dengan lebih efisien.

Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur perusahaan dalam menjaga kualitas operasional di lapangan.

Menurutnya, setiap tahapan pelayanan, mulai dari perencanaan sandar kapal, kesiapan fasilitas, koordinasi operasional hingga pelayanan kepada pengguna jasa, harus berjalan selaras agar produktivitas tetap terjaga.

“Kinerja operasional merupakan cerminan dari kolaborasi seluruh unit kerja di lapangan. Mulai dari perencanaan sandar kapal, kesiapan peralatan, koordinasi operasional, hingga pelayanan kepada pengguna jasa harus berjalan selaras agar produktivitas tetap terjaga. Alhamdulillah, hingga Semester I Tahun 2026 kami mampu melampaui target yang telah ditetapkan perusahaan,” ujar Enriany, melalui keterangan tertulis ke media ini, Jum’at (31/7/2026)

Ia menambahkan, peningkatan produktivitas tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas dan peralatan, tetapi juga disiplin operasional serta kompetensi sumber daya manusia dalam menjalankan setiap proses kerja secara konsisten.

Karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi terhadap pola operasional melalui optimalisasi penempatan alat bongkar muat, pengaturan arus kendaraan di lapangan penumpukan, serta peningkatan koordinasi antarpetugas agar pelayanan semakin efektif.

Di sisi lain, PT KKT juga memperkuat modernisasi fasilitas melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan terminal.

Digitalisasi sistem pelayanan terus dikembangkan untuk mempercepat proses administrasi, meningkatkan akurasi data, sekaligus mendukung pengawasan operasional secara menyeluruh.

Pengembangan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian perusahaan.

Berbagai program pelatihan dan evaluasi kinerja dilaksanakan secara berkala, untuk memastikan seluruh personel mampu mengikuti perkembangan teknologi, dan tuntutan pelayanan logistik yang semakin dinamis.

Peningkatan kualitas operasional tersebut turut berdampak terhadap pertumbuhan arus peti kemas.

Hingga Semester I Tahun 2026, volume peti kemas yang dilayani PT KKT meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut, dinilai menjadi indikator meningkatnya aktivitas logistik sekaligus kepercayaan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal.

Ke depan, PT KKT berkomitmen melanjutkan budaya perbaikan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas fasilitas, modernisasi peralatan, optimalisasi teknologi, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia.

Langkah itu diharapkan mampu menjaga produktivitas terminal, sekaligus memperkokoh peran PT KKT sebagai salah satu gerbang logistik strategis di Kalimantan Timur dan kawasan timur Indonesia.

“Kami tidak berhenti pada pencapaian ini. Evaluasi akan terus dilakukan agar produktivitas operasional semakin baik dari waktu ke waktu. Fokus kami adalah memastikan pelayanan tetap aman, andal, tepat waktu, dan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Enriany. (AI)