Senin, 24 Agustus 2026 Samarinda, ID
Event / Acara

Fasilitas Gratis Taman Budaya Kaltim untuk Pelajar dan Seniman

SAMARINDA, nusavox.com — UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur menggratiskan seluruh fasilitas gedung untuk pementasan seni, kegiatan budaya, serta ajang silaturahmi positif. Kebijakan ini menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Kaltim dalam membendung dominasi budaya asing di kalangan generasi muda.

Kepala UPTD Taman Budaya Kaltim, Ernawati Sinaga, menegaskan bahwa pihak pengelola membebaskan biaya sewa gedung bagi sekolah, kampus, sanggar seni, hingga organisasi masyarakat. Bahkan, petugas menyediakan armada bus operasional untuk menjemput dan mengantar rombongan siswa yang tampil, seperti para pelajar dari SMKN 10 Samarinda.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

“Kalau bukan kita yang melestarikan budaya sendiri di Kalimantan Timur, siapa lagi? Generasi kita saat ini sudah mulai menyukai budaya luar. Oleh karena itu, Gubernur memberikan fasilitas gratis di Taman Budaya untuk seluruh kegiatan yang bersifat positif,” ujar Ernawati pada Sabtu (22/8/2026).

Selain menggelar pertunjukan karya seni, Taman Budaya Kaltim juga membuka ruang bagi kegiatan ibadah serta ruang silaturahmi antarumat beragama. Meskipun demikian, pihak pengelola mengkhususkan pembebasan biaya ini untuk agenda yang sesuai dengan Tugas dan Fungsi (Tupoksi) pelestarian budaya, bukan untuk acara pribadi.

Prosedur dan Alur Peminjaman Gedung

Selanjutnya, masyarakat atau lembaga yang ingin memanfaatkan fasilitas wajib mengikuti Standard Operating Procedure (SOP) dengan mengajukan permohonan resmi. Pihak UPTD menyediakan tiga jalur pengajuan administrasi yang mudah:

  • Mengirimkan surat permohonan resmi secara langsung ke Kantor UPTD Taman Budaya Kaltim.
  • Mengirimkan surat secara digital melalui sistem persuratan Srikandi.
  • Memilih jadwal dan mendaftar fasilitas via aplikasi layanan Gema Budaya.

Melalui kemudahan alur ini, Pemprov Kaltim optimistis dapat membakar semangat para pelajar dan seniman lokal untuk terus berkarya serta menjaga kelestarian budaya daerah.

(Aprl)