Jumat, 2 Oktober 2026 Samarinda, ID
Daerah

Hebei Intip Peluang Logistik Kaltim, KKT Jadi Salah Satu Tujuan Penjajakan

BALIKPAPAN, nusavox.com – Potensi kerja sama di sektor logistik dan kepelabuhanan Kalimantan Timur (Kaltim) mulai dijajaki Pemerintah Provinsi Hebei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Penjajakan itu ditandai kunjungan delegasi Pemerintah RRT dan perwakilan Pemerintah Provinsi Hebei melalui Hebei Construction & Investment Group Co., Ltd. (HECI) ke PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), Balikpapan, Selasa (29/9).

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka peluang kolaborasi antara Hebei dan Kaltim. Sektor kepelabuhanan dan logistik menjadi salah satu bidang yang dibahas, seiring meningkatnya aktivitas investasi, kawasan industri, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Delegasi diterima Direktur Operasi dan Teknik PT KKT Sulaeman Hattase. Dalam pertemuan tersebut, KKT memaparkan aktivitas operasional serta peran terminal dalam mendukung kebutuhan logistik di Kaltim.

Sulaeman menyebut kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kapasitas KKT sekaligus membuka komunikasi dengan calon mitra dari Hebei.

“Bagi kami, kunjungan ini menjadi kesempatan yang baik untuk saling bertukar informasi dan melihat potensi kerja sama yang dapat dikembangkan, khususnya di bidang kepelabuhanan dan logistik,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan IKN dan perkembangan kawasan industri di Kaltim akan berjalan beriringan dengan kebutuhan konektivitas serta distribusi barang. Kondisi tersebut membuat infrastruktur logistik menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Kerja sama antar daerah, lanjut Sulaeman, tidak sebatas pada masuknya investasi. Kesiapan infrastruktur dan konektivitas juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan secara efisien.

“Dengan adanya pembangunan IKN dan perkembangan kawasan industri di Kalimantan Timur, kebutuhan terhadap konektivitas dan dukungan logistik juga menjadi bagian yang penting untuk diperhatikan,” katanya.

Tak hanya melakukan pertemuan, delegasi Hebei juga meninjau langsung fasilitas operasional KKT.

Rombongan melihat kawasan dermaga dan lapangan penumpukan peti kemas. Sejumlah peralatan bongkar muat turut diperkenalkan, di antaranya Quay Container Crane (QCC) dan Rubber Tyred Gantry (RTG).

Area Planning and Control juga menjadi bagian dari kunjungan lapangan tersebut. Delegasi mendapat gambaran mengenai aktivitas operasional terminal dalam menunjang pelayanan bongkar muat.

KKT menyediakan layanan bongkar muat peti kemas dan nonpeti kemas. Terminal tersebut berada di kawasan Kariangau yang memiliki kedekatan dengan kawasan industri di Balikpapan.

Posisi tersebut membuat keberadaan KKT menjadi bagian dari jaringan infrastruktur logistik yang mendukung pergerakan barang dan aktivitas ekonomi di Balikpapan maupun wilayah Kaltim.

Penjajakan kerja sama antara Hebei dan Kaltim masih berada pada tahap awal. Pembahasan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan sektor serta bentuk kolaborasi yang memungkinkan untuk direalisasikan.

Selain kepelabuhanan dan logistik, peluang kerja sama dapat diarahkan pada pengembangan kawasan industri maupun sektor lain yang berkaitan dengan investasi dan kebutuhan pembangunan di Kaltim.

Sulaeman mengatakan KKT terbuka untuk memberikan informasi mengenai fasilitas serta layanan yang dimiliki sebagai bagian dari proses penjajakan.

“Harapannya, penjajakan ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depan. KKT tentunya siap memberikan informasi mengenai layanan dan fasilitas yang dimiliki, sehingga dapat menjadi bagian dari pembahasan lebih lanjut antara para pihak,” jelasnya.

Bagi Kaltim, penguatan konektivitas logistik menjadi semakin strategis di tengah pembangunan IKN dan pertumbuhan kawasan industri. Infrastruktur pelabuhan memiliki peran dalam menjaga kelancaran rantai pasok sekaligus mendukung mobilitas barang untuk kebutuhan industri dan pembangunan.

Kunjungan delegasi Hebei melalui HECI diharapkan menjadi pintu masuk bagi komunikasi lanjutan antara kedua wilayah. Bentuk kerja sama yang lebih konkret nantinya akan bergantung pada hasil pembahasan dan kesepakatan para pihak. (AI)