Jumat, 9 Oktober 2026 Samarinda, ID
Ekonomi & Bisnis

InJourney: MotoGP Mandalika 2026 Jadi Katalis Utama Ekonomi NTB Lewat Kolaborasi Strategis

Suasana balap MotoGP di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, NTB, yang akan kembali menjadi magnet pariwisata dan ekonomi pada tahun 2026 melalui strategi kolaborasi InJourney. (Foto: cnnindonesia.com)

InJourney: MotoGP Mandalika 2026 Jadi Katalis Utama Ekonomi NTB Lewat Kolaborasi Strategis

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, sebagai BUMN pengelola ekosistem pariwisata terkemuka, secara agresif mendorong kolaborasi sinergis untuk menyukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika. Langkah strategis ini menempatkan ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut sebagai katalisator utama bagi pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor pariwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB), sekaligus mempercepat pengembangan destinasi berkelanjutan.

Keterlibatan InJourney jauh melampaui sebatas penyelenggaraan event. Perusahaan mengamati MotoGP sebagai platform vital yang mampu memicu pergerakan ekonomi secara signifikan, mulai dari peningkatan investasi hingga penciptaan lapangan kerja. Visi besar InJourney adalah memanfaatkan gaung internasional MotoGP untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya NTB, menarik lebih banyak wisatawan, serta memberikan dampak positif yang konkret bagi masyarakat lokal.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Strategi Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dampak Maksimal

InJourney menegaskan pentingnya kolaborasi multisegmen untuk mewujudkan potensi penuh MotoGP 2026. Pendekatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, memastikan setiap elemen ekosistem pariwisata dan ekonomi dapat bergerak serentak dan saling mendukung. Pihak InJourney secara aktif merangkul:

  • Pemerintah Daerah: Sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menjadi krusial dalam perizinan, pengembangan infrastruktur pendukung, serta penyiapan sumber daya manusia.
  • Pelaku UMKM Lokal: InJourney berkomitmen penuh mengintegrasikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rantai pasok event. Mulai dari penyediaan kuliner khas, kerajinan tangan, hingga jasa akomodasi dan transportasi. Ini membuka peluang ekonomi langsung yang luas bagi masyarakat setempat.
  • Industri Perhotelan dan Akomodasi: Kolaborasi dengan hotel, resort, dan penginapan di sekitar Mandalika dan daerah penyangga lainnya untuk menjamin ketersediaan serta kualitas layanan bagi ribuan pengunjung, tim, dan media.
  • Transportasi dan Logistik: Koordinasi dengan penyedia layanan transportasi, baik darat, laut, maupun udara, untuk memastikan kelancaran akses dan mobilitas selama perhelatan berlangsung.
  • Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Lain: Keterlibatan BUMN lain, termasuk Pertamina sebagai sponsor utama, memperkuat kapabilitas finansial dan operasional, serta memastikan standar internasional dalam penyelenggaraan.

Melalui kolaborasi intensif ini, InJourney berupaya menciptakan ekosistem yang terintegrasi, efisien, dan memberikan nilai tambah maksimal bagi seluruh pihak.

MotoGP sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan NTB

Dampak Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 diproyeksikan melampaui sektor pariwisata semata, merembes ke berbagai lapisan perekonomian NTB. Efek katalitik ini dapat diuraikan menjadi beberapa poin krusial:

  • Peningkatan Pendapatan Daerah: Arus wisatawan domestik maupun mancanegara yang hadir akan meningkatkan pengeluaran langsung di sektor akomodasi, makanan dan minuman, transportasi, serta pembelian suvenir dan jasa lokal, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan asli daerah.
  • Penciptaan Lapangan Kerja: Event berskala internasional seperti MotoGP membutuhkan ribuan tenaga kerja, baik temporer maupun permanen, di berbagai bidang mulai dari hospitality, keamanan, logistik, hingga jasa kebersihan, memberikan peluang kerja signifikan bagi masyarakat setempat.
  • Pendorong Investasi Infrastruktur: Penyelenggaraan MotoGP secara berkelanjutan memacu investasi dalam pengembangan infrastruktur jalan, fasilitas umum, dan pengembangan kawasan ekonomi khusus seperti The Mandalika, yang akan terus memberikan manfaat jangka panjang.
  • Promosi Pariwisata Global: Liputan media massa internasional secara masif akan secara otomatis mempromosikan NTB sebagai destinasi wisata unggulan di mata dunia, menarik kunjungan wisatawan di luar musim balap.
  • Pemberdayaan UMKM: Kesempatan bagi UMKM untuk naik kelas, mengembangkan produk dan layanan, serta memperluas jangkauan pasar mereka, tidak hanya selama event berlangsung tetapi juga pasca-event.

InJourney optimis bahwa efek berganda dari MotoGP 2026 akan mempercepat diversifikasi ekonomi NTB, mengurangi ketergantungan pada sektor tunggal, serta mendorong inovasi dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pembelajaran dari Event Sebelumnya dan Visi Jangka Panjang

Pengalaman dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika sebelumnya, yaitu pada tahun 2022 dan 2023, menjadi pelajaran berharga bagi InJourney. Evaluasi mendalam terhadap aspek logistik, pengelolaan kerumunan, pemberdayaan UMKM, hingga dampak lingkungan telah dilakukan secara komprehensif. Pembelajaran ini menjadi fondasi kuat untuk merancang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang lebih matang, efisien, dan memberikan manfaat maksimal.

Misalnya, peningkatan kapasitas layanan transportasi, optimalisasi titik-titik penjualan UMKM, dan perbaikan alur pengunjung menjadi fokus utama untuk event mendatang. InJourney juga menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari pengembangan destinasi The Mandalika.

Visi jangka panjang InJourney adalah menempatkan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia yang berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada satu event, melainkan melalui serangkaian aktivitas dan daya tarik sepanjang tahun. Dengan demikian, MotoGP 2026 bukan sekadar puncak acara, melainkan batu loncatan menuju ekosistem pariwisata dan ekonomi NTB yang lebih kokoh dan berdaya saing global.

Kolaborasi ini sejalan dengan mandat InJourney untuk mengelola dan mengembangkan destinasi pariwisata unggulan Indonesia, memastikan bahwa setiap event internasional yang diselenggarakan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat lokal. Informasi lebih lanjut mengenai komitmen InJourney dalam pengembangan pariwisata dapat dilihat melalui situs resminya InJourney.id.