Jumat, 7 Agustus 2026 Samarinda, ID
Internasional

Jejak 5.000 Tahun Terkuak, Jalan Tertua Inggris Lalui Situs Kuno Bersejarah

The Ridgeway, jalur kuno berusia 5.000 tahun di Inggris, melintasi perbukitan kapur di Wiltshire, Inggris, populer di kalangan pesepeda dan penjelajah sejarah. (Foto: cnnindonesia.com)

Sebuah jalur kuno sepanjang 139 kilometer yang diyakini sebagai jalan tertua di tanah Inggris telah menjadi magnet bagi para pesepeda dan penggemar sejarah. Melintasi empat kawasan bersejarah—Oxfordshire, Wiltshire, Berkshire, hingga Buckinghamshire—jalan purba ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang memukau, tetapi juga menyingkap jejak peradaban manusia yang berusia lebih dari 5.000 tahun, dihiasi dengan serangkaian situs arkeologi peninggalan Zaman Batu dan Perunggu.

Jalur bersejarah ini, yang kini dikenal sebagai The Ridgeway, merepresentasikan salah satu koridor tertua yang terus digunakan oleh manusia di Eropa. Eksistensinya melampaui berdirinya banyak kota modern dan menyaksikan evolusi masyarakat Inggris dari pemburu-pengumpul hingga peradaban yang kompleks.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

The Ridgeway: Koridor Sejarah Berusia Ribuan Tahun

Para sejarawan dan arkeolog percaya bahwa jalur yang kini dikenal sebagai The Ridgeway ini telah digunakan secara terus-menerus selama lima milenium. Berawal dari era Neolitikum hingga Zaman Perunggu, The Ridgeway berfungsi sebagai koridor vital bagi manusia purba untuk bepergian, berdagang, dan bahkan memindahkan ternak melintasi lanskap Inggris kuno. Desainnya yang strategis, umumnya berada di punggung bukit yang tinggi dan kering, memungkinkan para penggunanya menghindari rawa-rawa dan hutan lebat di lembah, sekaligus memberikan pandangan luas untuk pertahanan diri.

Jalur ini menjadi saksi bisu perkembangan peradaban di Inggris, mulai dari pembangunan monumen-monumen megalitik hingga kemunculan permukiman pertama. Fleksibilitas jalurnya memastikan kelangsungan penggunaannya oleh berbagai budaya dan generasi yang berbeda, menjadikannya salah satu warisan infrastruktur tertua di dunia yang masih eksis dan terawat.

Kekayaan Arkeologi Sepanjang Jalur Kuno

Daya tarik utama The Ridgeway tidak hanya terletak pada usianya, melainkan juga pada ‘galeri terbuka’ situs-situs arkeologi yang menghiasinya. Jalur ini membentang di dekat beberapa monumen prasejarah paling ikonik di Inggris, bahkan dunia. Kehadiran situs-situs ini mengukuhkan The Ridgeway bukan hanya sebagai jalur fisik, tetapi juga sebagai jalur budaya dan spiritual yang membentuk identitas awal tanah Inggris.

  • Stonehenge dan Avebury: Meskipun tidak dilalui secara langsung, The Ridgeway merupakan bagian dari jaringan jalan purba yang menghubungkan monumen-monumen batu raksasa ini, menunjukkan peran sentralnya dalam lanskap spiritual dan sosial manusia prasejarah.
  • Uffington White Horse: Ukiran kuda putih raksasa di perbukitan kapur di Oxfordshire, yang diperkirakan berusia sekitar 3.000 tahun, merupakan salah satu landmark paling menonjol yang berdekatan dengan The Ridgeway. Ini adalah contoh seni lanskap prasejarah yang menakjubkan.
  • Gundukan Pemakaman (Barrows): Ribuan gundukan pemakaman prasejarah, baik dari periode Neolitikum maupun Zaman Perunggu, tersebar di sepanjang dan sekitar jalur ini, memberikan wawasan tentang ritual dan kepercayaan masyarakat kuno.
  • Benteng Bukit (Hill Forts): Peninggalan Zaman Besi ini, seperti Liddington Castle dan Barbury Castle, menawarkan bukti sistem pertahanan dan permukiman yang kompleks di era pra-Romawi, sering kali dibangun dengan pemandangan strategis ke arah The Ridgeway.

Destinasi Favorit Penggemar Aktivitas Luar Ruang

Selain nilai historisnya yang mendalam, The Ridgeway kini dikenal luas sebagai rute populer bagi pesepeda gunung, pejalan kaki, dan penunggang kuda. Lanskapnya yang bervariasi—dari punggung bukit terbuka dengan pemandangan luas hingga jalur hutan yang teduh—menawarkan pengalaman berbeda di setiap segmennya. Statusnya sebagai ‘National Trail’ atau Jalur Nasional di Inggris memastikan bahwa jalur ini terpelihara dengan baik dan memiliki penanda yang jelas, memudahkan navigasi.

Bagi pesepeda, tantangan tanjakan dan turunan yang moderat, serta permukaan yang bervariasi dari kerikil hingga tanah padat, menjadikan The Ridgeway pengalaman bersepeda yang memuaskan. Sensasi melintasi jejak yang sama dengan yang dilalui manusia ribuan tahun lalu, sambil menikmati keindahan alam pedesaan Inggris, menciptakan kombinasi unik antara petualangan dan penemuan.

Pemerintah setempat dan berbagai organisasi konservasi aktif dalam menjaga keaslian dan aksesibilitas The Ridgeway. Upaya pelestarian ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi warisan arkeologisnya tetapi juga untuk memastikan bahwa generasi mendatang dapat terus menikmati jalur bersejarah ini sebagai ruang rekreasi dan edukasi. Penemuan ini mengingatkan kita akan pentingnya pelestarian jalur-jalur kuno dan situs arkeologi yang menjadi jembatan ke masa lalu, seperti yang juga sering kami ulas dalam berita-berita tentang penemuan serupa di Eropa dan Asia.