Sabtu, 10 Oktober 2026 Samarinda, ID
Daerah

Pengibaran Bendera Simpang Lembuswana di HUT RI 81

SAMARINDA, nusavox.com – Suasana berbeda mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Samarinda. Petugas mengibarkan Bendera Merah Putih dari ketinggian 20 meter menggunakan mobil tangga milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) di Simpang Lembuswana pada Senin (17/08/2026).

Ribuan relawan dan warga memadati kawasan persimpangan untuk menyaksikan jalannya upacara yang berlangsung khidmat tersebut.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Dua petugas Damkarmat membawa serta mengibarkan Sang Saka Merah Putih dari atas armada tangga. Selain itu, sekitar 2.000 relawan bersama masyarakat umum turut hadir memenuhi lokasi acara.

Simbol Kebersamaan dan Soliditas Warga

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengungkapkan bahwa pelaksanaan upacara ini menjadi simbol kuat kebersamaan masyarakat dalam merayakan HUT RI ke-81.

“Pelaksanaan upacara ini adalah simbol kebersamaan masyarakat dalam merayakan Kemerdekaan RI ke-81,” ungkap Kombes Pol Hendri Umar.

Sinergi yang erat telah terjalin antara berbagai pihak di Samarinda, antara lain:

  • TNI dan Polri: Menjaga keamanan dan ketertiban.
  • Instansi Kebencanaan: Damkarmat, BPBD, dan Basarnas yang selalu siap siaga.
  • Komunitas dan Warga: Para relawan, pengemudi ojek online, serta masyarakat luas.

Aparat dan relawan terus menjaga soliditas ini, terutama saat merespons berbagai kejadian darurat maupun bencana di Kota Samarinda.

Tradisi Tahunan Sejak 2020

Sementara itu, Ketua Relawan Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto, menjelaskan bahwa pengibaran bendera Simpang Lembuswana merupakan agenda rutin tahunan. Pihaknya telah menggelar kegiatan ini secara konsisten sejak tahun 2020.

Namun, pelaksanaan tahun ini terasa makin istimewa. Sebab, Kapolresta Samarinda memimpin langsung apel peringatan untuk pertama kalinya.

Penutupan Unik di Tengah Musim Kemarau

Panitia menutup seluruh rangkaian upacara dengan aksi yang menyegarkan. Petugas menyemprotkan air dari mobil pemadam untuk membasahi area jalanan di tengah cuaca musim kemarau.

Pada akhirnya, antusiasme tinggi dari ribuan warga yang hadir menjadi bukti nyata makin kuatnya rasa persatuan masyarakat Samarinda.

(Aprl)