2 mins read

PTI Samarinda Siapkan Koperasi dan Aplikasi Online untuk Perkuat Wiratani

Samarinda – Dalam Agenda Rakor dan Rakerda II PTI Samarinda mendorong program unggulan agar memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan wiratani, PTI Samarinda berencana membentuk Badan Usaha Koperasi yang akan menghadirkan toko fisik sekaligus platform belanja daring.Tommy Simanjuntak, SH. Selaku Ketua Pemuda Tani Samarinda menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar penguatan ekonomi berbasis pertanian di Kota Samarinda.

“Kami sedang mempersiapkan pembentukan Badan Usaha Koperasi PTI Samarinda. Konsepnya bukan hanya toko fisik, tetapi juga akan dikembangkan aplikasi berbasis online”.

Nantinya masyarakat bisa berbelanja kebutuhan bahan pangan secara daring, sekaligus menjadi sistem distribusi hasil pertanian yang lebih modern dan efisien,” ujar Tommy. Menurutnya, digitalisasi distribusi pangan menjadi kebutuhan penting agar petani atau wiratani tidak lagi bergantung pada sistem pemasaran konvensional.

“Kita ingin hasil pertanian bisa langsung terdistribusi dengan baik, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi para wiratani. Dengan adanya aplikasi ini, sistem distribusi akan lebih luas jangkauannya dan harga bisa lebih stabil,” jelasnya.Program Kerja Satu Tahun ke DepanTommy juga memaparkan bahwa dalam satu tahun ke depan, pihaknya telah menyusun program kerja yang terarah untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan wiratani.

Beberapa langkah strategis yang akan dilakukan antara lain : Penguatan kelembagaan koperasi dan legalitas badan usaha. Pengembangan sistem aplikasi dan integrasi dengan toko fisik.Pendataan dan pembinaan wiratani sebagai mitra utama distribusi. Pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital. Membangun jejaring kerja sama dengan distributor, UMKM, serta instansi terkait.

“Fokus kami satu tahun ke depan adalah membangun fondasi yang kuat. Kelembagaan harus rapi, sistem berjalan, dan wiratani benar-benar merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Program Rutin Pasar Murah Per KecamatanSebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus stabilisasi harga, PTI Samarinda juga akan menggelar program Pasar Murah secara rutin setiap bulan di tiap kecamatan.

“Kami ingin Pasar Murah menjadi agenda rutin bulanan per kecamatan. Ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka akses pasar langsung bagi wiratani,” kata Tommy.

Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Usulan FGD untuk Pengurus dan Akses Bantuan PemerintahKe depan, PTI Samarinda juga menyarankan agar dilakukan Forum Group Discussion (FGD) secara berkala, khususnya bagi para pengurus.

“Kami mendorong adanya FGD sebagai ruang diskusi dan peningkatan kapasitas pengurus. Topiknya bisa seputar akses bantuan pemerintah, regulasi terbaru, hingga pengembangan sektor pertanian,” ujarnya.

Menurut Tommy, FGD penting agar pengurus tidak hanya menjalankan program, tetapi juga memahami peluang dukungan dari pemerintah dan strategi pengembangan pertanian berkelanjutan. “Dengan koordinasi yang baik, program koperasi ini tidak hanya berjalan, tetapi berkembang dan berdampak nyata bagi kesejahteraan wiratani di Samarinda,” pungkasnya