Kiper PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, siap berusaha keras untuk masuk ke dalam daftar akhir pemain nasional. Ia ingin mengamankan satu tempat dalam skuad Timnas Indonesia Piala AFF 2026 mendatang.
Saat ini, Cahya sedang mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali sejak 5 Juli lalu. Oleh karena itu, ia memanfaatkan momentum tersebut seoptimal mungkin untuk membuktikan kemampuan terbaiknya di hadapan pelatih John Herdman.
Penjaga gawang berusia 23 tahun itu mengaku sangat bersyukur karena masih mendapat kepercayaan dari tim pelatih. Menurutnya, kesempatan emas ini menjadi momen berharga untuk memperlihatkan kualitasnya di level tertinggi.
“Alhamdulillah, pastinya bersyukur bisa dapat kesempatan baik ini, kembali dipanggil tim nasional untuk ikut pemusatan latihan di Bali,” ujar Cahya.
Peluang Ketiga di Bawah Asuhan John Herdman
Sementara itu, pemanggilan ini menjadi momen ketiga bagi Cahya Supriadi di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman. Sebelumnya, ia sempat masuk tim Garuda saat melakoni FIFA Series pada Maret 2026 silam.
Selain itu, jebolan akademi Persija Jakarta ini juga pernah bergabung dalam pemusatan latihan jelang FIFA Matchday. Namun, tim pelatih mencoret namanya saat menyusun daftar akhir skuad utama kala itu.
Kini, John Herdman memanggil total 55 pemain untuk mengikuti training camp di Bali. Selanjutnya, tim pelatih akan memangkas jumlah tersebut menjadi sekitar 24 hingga 26 pemain saja untuk skuad final.
Persaingan Ketat di Grup A
Dengan demikian, persaingan memperebutkan posisi utama pasti akan berlangsung sangat ketat. Apalagi, Indonesia tergabung di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Oleh sebab itu, Cahya menegaskan bakal memanfaatkan sisa sepekan latihan di Bali dengan bekerja keras. Ia bertekad menyerap semua ilmu dan arahan dari jajaran tim pelatih demi meyakinkan John Herdman.
“Selama seminggu di Bali, saya bakal kerja keras, fokus, dan serap semua ilmu yang dikasih. Pastinya ingin masuk skuad Timnas Indonesia Piala AFF 2026 nanti. Tapi, yang penting saya menunjukkan yang terbaik,” tegasnya.
Sebagai penutup, Cahya Supriadi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar PSIM Yogyakarta. Ia berterima kasih kepada suporter, rekan setim, dan manajemen yang terus mengalirkan dukungan penuh untuk kariernya di level internasional.
(Aprl)

