Minggu, 28 Juni 2026 Samarinda, ID
Daerah

PLN Resmikan Listrik Desa Tanjung Nanga: 237 Rumah Gratis

Foto Istimewa : Manager PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup.

MALINAU, nusavox.com – Masyarakat Desa Tanjung Nanga, Kecamatan Malinau Selatan Hulu, Kabupaten Malinau kini resmi menikmati akses listrik 24 jam. Jaringan kelistrikan baru tersebut beroperasi untuk melayani 331 pelanggan di wilayah pedalaman tersebut.

Menariknya, sebanyak 237 pelanggan di antaranya memperoleh sambungan listrik secara gratis. Fasilitas cuma-cuma ini mengalir melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Jajaran PLN bersama pemerintah daerah meresmikan penyalaan listrik Desa Tanjung Nanga ini secara simbolis pada Jumat (26/6/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Manager PLN UP3 Berau, Manager PLN UP2K Benua Etam, Camat Malinau Selatan Hulu, serta jajaran Pemerintah Desa setempat.

Hadirnya infrastruktur ini otomatis menambah akses layanan dasar bagi masyarakat. Sebab, selama ini warga setempat harus menghadapi keterbatasan penerangan dan energi untuk aktivitas sehari-hari.

Tantangan Geografis Jalur Kelistrikan Malinau

Manager PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, menegaskan bahwa penyediaan energi ini merupakan komitmen untuk menjangkau kawasan dengan tantangan geografis berat. Oleh karena itu, PLN terus memperluas jaringan hingga ke daerah pelosok.

“Kami berharap layanan kelistrikan ini memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Mulai dari menunjang aktivitas rumah tangga, meningkatkan mutu pendidikan, hingga menggerakkan kegiatan ekonomi warga,” ujar Rizki.

Dalam prosesnya, petugas PLN harus berjuang melewati kondisi medan yang ekstrem dan akses transportasi yang sangat terbatas. Namun demikian, PLN sukses membangun infrastruktur kelistrikan yang kokoh, meliputi:

  • Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 4,19 kilometer sirkuit
  • Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 4,77 kilometer sirkuit
  • Tiga unit gardu distribusi dengan kapasitas total 300 kVA

Manager PLN UP2K Benua Etam, Govinda, menambahkan bahwa kelancaran proyek listrik Desa Tanjung Nanga ini terwujud berkat sinergi yang kuat. “Kami menyelesaikan pembangunan jaringan ini berkat koordinasi intensif dan dukungan penuh dari masyarakat selama pekerjaan berlangsung,” katanya.

Mendorong Produktivitas dan Kualitas Hidup Warga

Pemerintah Kabupaten Malinau menilai kehadiran energi listrik akan membuka peluang baru yang lebih luas bagi perkembangan desa. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau, Lawing Liban, menyatakan bahwa energi memiliki peran krusial dalam menunjang produktivitas harian warga.

“Saat listrik sudah tersedia, masyarakat memiliki kesempatan yang jauh lebih besar untuk mengembangkan usaha mandiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” tutur Lawing.

Sementara itu, kebahagiaan juga terpancar dari raut wajah para warga desa. Yansen, salah seorang penduduk setempat, menceritakan perubahan positif yang langsung mereka rasakan pada malam hari.

“Selama ini kegiatan kami sangat terbatas ketika malam tiba karena gelap. Sekarang, penerangan sudah stabil dan kami bisa beraktivitas dengan lebih leluasa dan nyaman,” ungkap Yansen gembira.

Melalui program pemerataan ini, pemerintah dan PLN berkomitmen untuk terus memperluas layanan kelistrikan ke wilayah-wilayah perbatasan yang belum terjangkau secara optimal.

Penulis : Aprillia