Kamis, 16 Juli 2026 Samarinda, ID
Daerah

PEP Tarakan Bawa Batik Kalimantan Utara Kubedistik ke Nasional

Foto Istimewa : Head of Communication Relations & CID Zona 10, Elis Fauziyah

KALIMANTAN TIMUR, nusavox.com – PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field sukses mengenalkan Batik Kalimantan Utara karya Kelompok Usaha Bersama Disabilitas Batik (Kubedistik) ke tingkat nasional. Mereka memamerkan produk kain premium ini dalam rangkaian acara Road to Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 10 Juli 2026.

Langkah strategis ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat yang inklusif. Melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, PEP Tarakan Field konsisten mendampingi Kubedistik sebagai mitra binaan CSR sejak tahun 2019. Program berkelanjutan ini bertujuan nyata untuk mendongkrak kemandirian ekonomi para penyandang disabilitas di Kota Tarakan.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Memukau Tokoh Nasional di Ajang Dekranas

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) bersama Dekranas menggelar acara akbar ini dengan mengusung tema khusus. Mereka berfokus pada pendampingan kewirausahaan serta pengembangan produk kerajinan khas daerah bagi UMKM di sekitar wilayah tambang dan hulu migas.

Oleh karena itu, momentum ini menjadi panggung emas bagi mitra binaan Pertamina. Kain cantik buatan Kubedistik tampil langsung memukau sejumlah tokoh penting nasional, antara lain:

  • Tri Tito Karnavian (Ketua Harian Dekranas)
  • Sri Suparni Bahlil (Wakil Ketua Harian II Dekranas)
  • Metty Herindra (Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas)
  • Jajaran pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan sektor energi.

Head of Communication Relations & CID Zona 10, Elis Fauziyah, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan. PEP Tarakan Field berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan nilai tambah, sekaligus memperluas jangkauan potensi daerah.

“Kami ingin membuktikan bahwa karya masyarakat binaan memiliki kualitas tinggi, nilai budaya yang kuat, dan daya saing yang mampu berbicara di tingkat nasional,” ujar Elis penuh optimisme.

Mengasah Keterampilan dan Mengembangkan Inovasi Hijau

Selain memamerkan produk unggulan, para anggota Kubedistik juga mengikuti coaching clinic dan seminar kriya. Kegiatan upskilling ini tentu memperkaya pengetahuan serta memperluas wawasan mereka agar mampu menciptakan produk yang lebih kompetitif di pasar luas.

Berkat pendampingan yang intensif dari PEP Tarakan Field, kelompok ini sekarang berhasil memproduksi batik bermotif khas Kalimantan Utara dengan proses yang ramah lingkungan. Inovasi hijau tersebut tidak hanya meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah.

Sony Lolong, selaku Local Hero Kubedistik, mengaku sangat bangga bisa membawa karya kelompoknya ke forum nasional yang bergengsi ini.

“Kami berterima kasih kepada PEP Tarakan Field yang setia mendampingi kami, mulai dari melatih keterampilan hingga membuka akses pasar baru. Pengalaman ini memacu semangat kami untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk,” kata Sony penuh syukur.

Pada kesempatan terpisah, Manager Communication Relations & CID, Dony Indrawan, memastikan perusahaan akan terus menggulirkan program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang inovatif. Dengan demikian, Pertamina dapat terus melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat roda ekonomi yang inklusif.

(Aprl)