SAMARINDA, nusavox.com — Pengurus Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur (Kaltim) mematangkan rencana keberangkatan delegasi DAD Kaltim ke Kanada. Lembaga adat ini akan mewakili Indonesia dalam Festival Seni dan Budaya yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kanada pada akhir bulan ini, Jumat (07/08/2026).
Ketua DAD Kaltim, H. Viktor Yuan, menyampaikan langsung rencana keberangkatan tersebut usai menggelar pertemuan dan diskusi bersama Walikota Samarinda. Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan kabar baik mengenai undangan kehormatan KBRI sekaligus meminta doa restu dari pemerintah daerah.
Membawa Misi Kebudayaan ke Kancah Internasional
KBRI Kanada rutin menggelar festival seni tahunan ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, delegasi DAD Kaltim ke Kanada memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan serta mempromosikan kebudayaan khas Kaltim di panggung internasional.
“Kegiatan hari ini dalam rangka Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur berkomunikasi dan berdiskusi dengan Pak Wali. Ada undangan dari KBRI Kanada di akhir bulan ini, dan kami menyampaikan bahwa kegiatan itu insya Allah akan kami hadiri untuk menampilkan budaya serta tradisi Kalimantan Timur secara go internasional,” kata Viktor Yuan.
Menyiapkan Tari Hudoq dan Tari Perang Kenyah
Untuk memikat penonton internasional, DAD Kaltim telah mempersiapkan beberapa pertunjukan seni tradisional unggulan. Pertama, para penari akan membawakan tarian ritual Hudoq yang kaya nilai sejarah dan masih menjaga keaslian tradisinya.
Selain itu, DAD Kaltim juga bakal menyajikan pertunjukan seni dari suku Dayak Kenyah. Mereka akan menampilkan tari tunggal dan Tari Perang (Tari Kenyah) yang menggambarkan ketangguhan serta keberanian masyarakat adat.
Mengantongi Dukungan Penuh Walikota Samarinda
Sementara itu, Walikota Samarinda memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap rencana perjalanan DAD Kaltim ke Kanada. Beliau menilai undangan dari KBRI ini sebagai momen langka yang sangat berharga. Hasilnya, ajang kebudayaan ini bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia, Provinsi Kaltim, dan Kota Samarinda di kancah global.
Pada akhir keterangannya, Viktor Yuan mengajak seluruh lapisan masyarakat Kaltim untuk memberikan dukungan moral. Sebab, dukungan doa dari masyarakat sangat berarti bagi kelancaran misi kebudayaan ini.
“Ini kesempatan yang sangat langka. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kaltim agar kami mendapat rezeki dan kemudahan sehingga bisa mengantarkan seni budaya kita ke Kanada,” tutur Viktor Yuan.(Adv)
(Aprl)

