SAMARINDA, nusavox.com – Euforia Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya akan dirasakan di stadion-stadion megah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menyiapkan program nonton bareng (nobar) keliling yang akan membawa kemeriahan pesta sepak bola terbesar dunia hingga ke berbagai daerah di Benua Etam.
Program tersebut dirancang menggunakan mobil videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim yang akan berkeliling ke sejumlah titik strategis di kabupaten dan kota. Melalui kolaborasi dengan TVRI Kaltim, masyarakat nantinya dapat menikmati pertandingan-pertandingan penting Piala Dunia secara bersama-sama tanpa harus datang ke pusat kota atau lokasi tertentu yang jauh dari tempat tinggal mereka.
Kepala Diskominfo Kaltim, H. Muhammad Faisal, mengatakan saat ini persiapan teknis dan konsep pelaksanaan masih terus dimatangkan sesuai arahan Gubernur Kaltim. Program ini juga menjadi tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.2.7/4657/SJ yang mendorong pemerintah daerah memfasilitasi kegiatan nonton bareng Piala Dunia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat.
“Diskominfo bersama TVRI Kaltim sedang menyiapkan program nobar keliling menggunakan mobil videotron. Saat ini konsep pelaksanaannya masih dalam tahap finalisasi,” kata Faisal, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pelaksanaan nobar tidak akan dilakukan setiap hari selama turnamen berlangsung. Pemprov kaltim masih menyusun jadwal serta mekanisme pelaksanaan agar kegiatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan Timur.
Pemprov Kaltim menilai fase gugur menjadi momentum paling tepat untuk menggelar kegiatan tersebut. Selain menghadirkan pertandingan yang lebih kompetitif, babak knock-out juga biasanya memicu antusiasme penonton yang jauh lebih tinggi dibandingkan fase penyisihan grup. Karena itu, program nobar keliling diperkirakan mulai digelar setelah fase grup berakhir.
Piala Dunia FIFA 2026 sendiri mencatat sejarah baru sebagai edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta. Format baru ini menghadirkan lebih banyak pertandingan dan peluang bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk bersaing di panggung tertinggi sepak bola dunia. Babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026, kemudian dilanjutkan fase 16 besar pada 5 hingga 8 Juli 2026.
Selain menjadi sarana hiburan, program nobar keliling diharapkan mampu menjadi ruang interaksi sosial yang positif bagi masyarakat. Warga dari berbagai latar belakang dapat berkumpul, berbagi semangat mendukung tim favorit, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam suasana yang aman dan penuh sportivitas.
Dengan hadirnya mobil videotron yang akan menyambangi sejumlah daerah, semangat Piala Dunia diharapkan tidak hanya menjadi milik para penonton di stadion, tetapi juga dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok Kalimantan Timur. Kehadiran program ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu yang menghadirkan kegembiraan bersama di tengah masyarakat.
Penulis : Aprillia
