SAMARINDA, nusavox.com – Kader Partai Gerindra Kaltim menunjukkan aksi peduli lingkungan dan sosial secara nyata. Seluruh pengurus DPD, DPC, hingga jajaran anggota DPRD menggalang donasi mandiri hingga terkumpul dana ratusan juta rupiah.
Selanjutnya, hasil donasi tersebut dibelikan bahan pokok berupa beras, gula, dan minyak goreng. Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim sekaligus Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, melepas langsung armada pengangkut bantuan tersebut dari Sekretariat DPD Partai Gerindra Kaltim di Jalan Kadrie Oening.
Target Salurkan 1.500 Paket Sembako
Bantuan logistik ini menyasar masyarakat di wilayah pedalaman yang terdampak krisis pangan. Panitia memprioritaskan kawasan hulu sungai yang mengalami kemarau parah.
“Kami menyiapkan 1.500 paket sembako untuk keluarga terdampak di Long Pahangai dan Long Apari. Total ada sekitar 2.000 KK di sana, tetapi fokus utama kami berikan ke dua wilayah yang paling kritis tersebut,” ujar Seno Aji.
Selain itu, ia memprediksi armada bantuan akan tiba di Ujoh Bilang dalam kurun dua hingga tiga hari. Setelah tiba, tim relawan akan melangsir barang menggunakan armada mobil yang lebih kecil.
Aliran Sungai Kering dan Strategi Jalur Darat
Seno Aji menjelaskan bahwa bencana El Nino membuat kedalaman air sungai di Mahakam Ulu menyusut drastis hingga setinggi lutut dewasa. Akibatnya, kapal besar tidak dapat melintas dan hanya perahu ketinting yang bisa beroperasi.
Oleh karena itu, Pemprov Kaltim bersama relawan menurunkan alat berat seperti dozer, excavator, dan grader. Armada ini bekerja membuka jalur darat darurat dari Long Bagun menuju Long Pakaq hingga Long Pahangai.
“Jika jalur darat dari Long Bagun ke Long Pahangai sudah terbuka, kami tinggal mentransfer bantuan pakai ketinting sekitar 2,5 jam menuju Long Apari,” jelasnya.
Rencana Jangka Panjang Transportasi Mahulu
Namun, Seno Aji menegaskan bahwa solusi darurat ini harus berlanjut dengan langkah strategis. Ke depan, pihak pemerintah daerah akan menganggarkan pembukaan akses jalan permanen dari Ujoh Bilang hingga Long Apari.
Dengan demikian, langkah ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan krisis logistik saat musim kemarau di masa mendatang.
“Kami berdoa agar bencana El Nino ini segera berlalu sehingga pasokan bahan pokok untuk warga Mahakam Ulu kembali normal,” pungkasnya.
(Aprl)

