Rabu, 28 Oktober 2026 Samarinda, ID
Event / Acara

Aksi Sumpah Pemuda Samarinda: Bentuk Satgas Karhutla

SAMARINDA, nusavox.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Samarinda bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyelenggarakan rangkaian perayaan Hari Sumpah Pemuda di Samarinda pada Rabu (28/10/2026) mulai pukul 15.00 WITA s.d. selesai.

Berbeda dari perayaan formal pada umumnya, panitia memilih lokasi unik di kawasan wisata alam Bukit Steling (Puncak Steling). Destinasi perbukitan ini berada di kawasan Kelurahan Selili dan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir. Melalui langkah ini, DPD KNPI menggandeng OKP Cipayung Plus serta berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda untuk menghadirkan gerakan nyata di tengah masyarakat.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Mengamati Kabut Asap dari Ketinggian Bukit Steling

Ketua DPD KNPI Kota Samarinda, Ronny Hidayatullah, menjelaskan alasan utama pemilihan Bukit Steling sebagai lokasi acara. Menurutnya, panitia sengaja mengajak para pemuda menaiki puncak perbukitan agar mereka dapat menyaksikan secara langsung kepungan kabut asap dari tempat tinggi.

“Kenapa kami mengambil tempat di Bukit Steling? Karena minimal kawan-kawan tahu kondisi Kota Samarinda. Kita tidak boleh melihat jarak asap dari bawah saja, tetapi harus melihat dari atas tempat asap mengepung wilayah kita. Dari situ kita menyadarkan kawan-kawan pemuda,” ujar Ronny.

Dengan menyaksikan wujud nyata kerusakan lingkungan tersebut, para pemuda menyadari pentingnya mengambil langkah konkret demi menyelamatkan daerah mereka.

Membentuk Satgas Satria Muda dan Membagikan 2.000 Masker

Untuk merealisasikan kepedulian tersebut, DPD KNPI Kota Samarinda langsung membentuk Satuan Tugas (Satgas) Karhutla bernama Satgas Satria Muda.

  • Menjaga Komitmen: Panitia menegaskan bahwa Satgas Satria Muda tidak akan membubarkan diri setelah acara selesai, melainkan terus bertugas sampai bencana Karhutla benar-benar tuntas di Samarinda dan Kalimantan Timur.
  • Membangun Kolaborasi: Satgas ini menggalang kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Badan Kekarantinaan Kota Samarinda (BKK).
  • Mendistribusikan Masker: Pihak penyelenggara menyiapkan hampir 2.000 masker hasil kolaborasi dengan pihak kekarantinaan.

Selanjutnya, relawan membagikan masker tersebut secara merata di berbagai titik strategis. Di samping markas KNPI sebagai pos utama, para pemuda menyebar ke lokasi ramai seperti kawasan Flyover, Lembuswana, simpang lampu merah Antasari, simpang lampu merah MT Haryono, hingga kawasan Jalan Pramuka dan Sambutan.

Menggalang Sinergi Pemkot Samarinda dan OKP Cipayung Plus

Kegiatan akbar ini memperoleh apresiasi dan dukungan penuh dari Wali Kota Samarinda Andi Harun, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, serta Kepala Disporapar sekaligus Ketua MPI DPD KNPI Samarinda, Muslimin.

Jajaran pengurus DPD KNPI Samarinda memimpin langsung seluruh rangkaian aksi. Mereka adalah Ketua Ronny Hidayatullah, Ketua Harian Irwanto Munawar, Sekretaris Tommy Simanjuntak, Bendahara Alfonsius Limba, serta Koorcam Miselfrans Duma.

Selain itu, seluruh elemen pimpinan OKP Cipayung Plus Kota Samarinda turut menggerakkan anggotanya di lapangan, antara lain:

  • Adriano Marbun (Ketua GMKI Cabang Samarinda)
  • Hari Setyo Nugroho (Ketua KAMMI Cabang Samarinda)
  • M. Arief Mulyawansyah Z. (Ketua GMNI Cabang Samarinda)
  • Raimundus Lado Tukan (Ketua PMKRI Cabang Samarinda)
  • Zukhrizal Irbhani (Ketua PMII Cabang Samarinda)
  • Muhammad Alif Baiquni (Ketua IMM Cabang Samarinda)
  • Acmad Fawwaz Albani (Ketua HMI Cabang Samarinda)
  • M. Ridho Kurnia Ilhami Kiay (Ketua LMND Cabang Samarinda)

Mendorong Peran Pemuda yang Lebih Produktif

Menyongsong satu abad Hari Sumpah Pemuda dua tahun mendatang, Ronny Hidayatullah menyampaikan pesan berharga bagi seluruh pemuda di Samarinda. Ia mengajak generasi muda agar terus menyeimbangkan antara perjuangan menyuarakan aspirasi dan eksekusi aksi nyata di lapangan.

“Kita memang wajib menyuarakan hak-hak masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim), tetapi kita juga tidak boleh alpa turun langsung ke masyarakat. Pemuda harus memperagakan peran nyata untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

(Aprl)