Selasa, 30 Juni 2026 Samarinda, ID
Daerah

IPSI Samarinda Porprov 2026: Tes Fisik Jadi Modal Utama Atlet

Foto Istimewa : Ikatan Pencak Silat Samarinda (IPSI)

SAMARINDA, nusavox.com – Tim Pencak Silat Samarinda kini terus memantapkan persiapan mereka menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 di Paser. Untuk memulai langkah awal yang krusial, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Samarinda menggelar tes fisik bagi seluruh atlet pada Sabtu (27/6/2026) di Gedung Silat Folder, Samarinda.

Tim pelatih merancang kegiatan ini khusus untuk mengukur tingkat kebugaran, daya tahan, serta kesiapan fisik para atlet. Selanjutnya, mereka akan menggunakan data tersebut sebagai dasar evaluasi dalam menyusun program latihan berikutnya. Oleh karena itu, hasil tes ini menjadi acuan penting agar setiap atlet mampu mencapai performa puncak pada November mendatang.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Pentingnya Data Akurat untuk Evaluasi Atlet

Bina Prestasi IPSI Kota Samarinda, Hendra Wakhyu Hidayat, menjelaskan bahwa evaluasi kondisi fisik merupakan pilar penting dalam pembinaan atlet. Menurutnya, program latihan yang terarah wajib memiliki dukungan data yang akurat agar sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap individu.

“Melalui tes fisik ini, kami dapat mengetahui perkembangan setiap atlet secara detail. Hasilnya, kami bisa mengadaptasi program latihan agar lebih efektif dalam meningkatkan performa mereka menuju Porprov 2026,” jelas Hendra.

Sementara itu, pelatih senior Supiansjah langsung memimpin program latihan intensif ini. Seluruh tim pelatih juga berkomitmen penuh untuk mengasah kemampuan atlet secara menyeluruh, mulai dari aspek teknik, taktik, hingga ketahanan fisik.

Disiplin dan Konsistensi Jadi Kunci Juara

Selain menggenjot kemampuan bertanding, IPSI Samarinda juga menaruh perhatian besar pada aspek karakter. Komisi Disiplin IPSI Samarinda, Imam Nawawi, menegaskan bahwa kedisiplinan menjadi faktor pembeda yang menentukan keberhasilan seorang atlet di gelanggang.

“Orang yang disiplin memiliki peluang lebih besar untuk berkembang daripada mereka yang hanya mengandalkan bakat tetapi tidak konsisten,” tegas Imam.

Oleh sebab itu, ia menambahkan bahwa latihan yang rutin dan berkesinambungan akan membuahkan prestasi yang jauh lebih stabil. Pada akhirnya, dengan kombinasi fisik yang prima dan mental yang disiplin, mereka optimis bisa membawa pulang poin penuh.

“Kami sangat optimistis dapat tampil maksimal. Dengan begitu, kami bisa mempertahankan tradisi prestasi pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini,” pungkasnya.

Penulis : Aprillia