SAMARINDA, nusavox.com — DPD Partai Golkar Kota Samarinda resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ke-XI pada Sabtu (08/08/2026) di Grand Kartanegara, Fugo Hotel. Forum tertinggi tingkat kota ini menjadi ajang konsolidasi politik sekaligus penentuan arah kepemimpinan baru partai.
Bendahara DPD Golkar Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa Musda XI menjadi momentum krusial untuk memperkuat struktur organisasi dan menyusun agenda strategis pembangunan daerah.
Menghadirkan Energi Baru dan Mengusung Kader ke Pilkada
Seluruh kader menyambut pelaksanaan Musda Ke-XI DPD Partai Golkar Kota Samarinda dengan optimisme tinggi. Kepemimpinan baru hasil Musda ini diyakini mampu menyuntikkan semangat segar untuk menggerakkan mesin partai secara maksimal.
Novan menyampaikan secara langsung harapan besar para kader terhadap pimpinan terpilih:
“Menjadi energi baru khusus Golkar Kota Samarinda dan memang beliau punya misi untuk membawa gerbong Golkar Kota Samarinda menjadi lebih maju dari sebelumnya. Dan kita sebagai kader berharap beliau mudah-mudahan diberi amanah dan beliau bersedia untuk maju ke Pilkada Kota Samarinda nantinya. Itu harapan kita karena kita punya misi besar untuk Kota Samarinda,” ujar Novan.
Oleh karena itu, kader merumuskan beberapa poin utama harapan terhadap pimpinan baru:
- Membawa Energi Baru: Pemimpin baru harus menggerakkan gerbong Golkar Kota Samarinda agar tampil lebih maju, solid, dan berdaya saing dari periode sebelumnya.
- Menghadapi Pilkada: Kader mendorong pimpinan yang menerima amanah agar bersedia maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Samarinda mendatang.
- Mewujudkan Visi Pembangunan: Pengurus baru wajib menyiapkan arah kebijakan yang sejalan dengan kebutuhan serta kemajuan masyarakat Kota Samarinda.
Mengusung Visi Kedaulatan Energi, Pangan, dan Teknologi
Selain membahas konsolidasi internal, Golkar Samarinda juga menekankan pentingnya mewujudkan kedaulatan di tingkat daerah. Konsep ini selaras dengan arah kebijakan nasional untuk membangun daerah yang mandiri.
Terkait dengan tema kedaulatan tersebut, Novan menjelaskan fokus utama yang ingin dicapai partai:
“Ya, jadi memang sesuai dengan tema untuk kita di tahun ini, salah satunya adalah berdaulat itu sendiri. Memang kita sesuai dengan mimpi dan harapan kita, terutama Pak Presiden, kita ingin berdaulat, baik itu kemajuan tentang energi, pangan, dan teknologi. Hal ini juga mendorong kita di daerah untuk mampu berdaya saing,” jelasnya.
Selanjutnya, Partai Golkar menetapkan tiga pilar kedaulatan utama yang menjadi fokus perhatian:
- Kedaulatan Energi: Memaksimalkan pengelolaan potensi energi lokal secara berkelanjutan.
- Kedaulatan Pangan: Memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan daerah.
- Kedaulatan Teknologi: Mengakselerasi pemanfaatan teknologi modern untuk meningkatkan daya saing daerah.
Mendorong Inovasi dan Kemandirian Anggaran Daerah
Guna mencapai target kedaulatan tersebut, Golkar Samarinda menggarisbawahi pentingnya kreativitas dari pemerintah daerah. Sebab, daerah harus terus berinovasi dalam menggali potensi lokal dan tidak boleh hanya bertumpu pada dana transfer pusat.
Mengenai kemandirian anggaran daerah, Novan menutup keterangannya dengan optimis:
“Kita hanya berharap dari anggaran dari Komunitas Bersama, karena ini perlu kreativitas dari daerah masing-masing,” pungkas Novan.
Dengan terlaksananya Musda Ke-XI ini, Partai Golkar Kota Samarinda optimistis dapat melahirkan kepemimpinan yang kuat, mandiri, serta siap berkontribusi nyata dalam kontestasi politik dan pembangunan daerah.(Adv)
(Aprl)

