Selasa, 21 Juli 2026 Samarinda, ID
Daerah

Henock Sumual Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Samarinda

Foto Istimewa : Anggota DPD RI/MPR RI, Dr. Yulianus Henock Sumual, saat ikut memeriahkan nonton bareng (Nobar).

SAMARINDA, nusavox.com – Anggota DPD RI/MPR RI, Dr. Yulianus Henock Sumual, sukses menggelar acara nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 bersama warga setempat. Beliau mengemas acara nobar Piala Dunia 2026 Samarinda ini dengan sangat meriah di Cafe Covenant, Perumahan Bumi Sempaja, Ruko Griya Niaga, Jalan PM Noor, Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (20/7/2026).

Selain menyajikan keseruan laga final antara Spanyol melawan Argentina, panitia juga menghadirkan berbagai hiburan menarik. Sebagai contoh, mereka menampilkan acoustic band, membagikan door prize, dan mengadakan kuis berhadiah. Tidak hanya itu, panitia juga menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan beras kepada masyarakat.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Wadah Silaturahmi dan Serap Aspirasi

Henock menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. Melalui momentum ini, beliau dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.

“Acara ini bukan hanya menonton sepak bola bersama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bertemu masyarakat. Kami mendengarkan masukan dan keluhan mereka sambil menikmati pertandingan final Piala Dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Henock secara terbuka mengaku menjagokan Timnas Spanyol untuk mengangkat trofi juara. Menurut pandangannya, Tim Matador memiliki skuad muda yang solid dengan kualitas permainan yang sangat baik.

“Kalau prediksi saya, Spanyol menang 2-0. Mereka memiliki pemain-pemain muda yang luar biasa dan mampu menunjukkan kualitas saat mengalahkan Prancis. Meskipun demikian, saya tahu banyak masyarakat yang mendukung Argentina,” tambahnya.

Motivasi untuk Pesepak Bola Muda Indonesia

Selain membahas jalannya pertandingan, Henock juga menyampaikan pesan penting kepada generasi muda Indonesia. Beliau mengajak anak-anak muda agar tidak hanya menjadi penonton atau pengamat sepak bola, melainkan mulai serius menekuni olahraga tersebut.

Beliau sangat meyakini bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk melahirkan pesepak bola profesional. Namun, syarat utamanya adalah mematangkan pembinaan secara berkelanjutan sejak usia dini.

“Kita harus bertanya, mengapa Indonesia masih tertinggal dari negara-negara Eropa bahkan Jepang dalam sepak bola. Oleh karena itu, anak-anak muda harus mulai berlatih dan bercita-cita menjadi pemain profesional. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pelaku yang membawa Indonesia berprestasi di tingkat dunia,” tegas Henock.

Aksi Nyata Bakti Sosial untuk Warga

Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi ekonomi warga, panitia nobar Piala Dunia 2026 Samarinda ini membagikan bantuan sosial. Mereka menyalurkan 100 karung beras dengan berat masing-masing 5 kilogram, sehingga total bantuan mencapai 500 kilogram.

Dengan demikian, melalui kegiatan nobar yang memadukan hiburan dan bakti sosial ini, Henock berharap hubungan baik dengan masyarakat terus terjaga. Di sisi lain, aksi ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat baru dalam membangun olahraga nasional agar sepak bola Indonesia mampu bersaing di level internasional.

(Aprl)