Selasa, 8 September 2026 Samarinda, ID
Ekonomi & Bisnis

TelkomProperty Sukses Optimalkan 50% Aset TelkomGroup, Perkuat Efisiensi dan Tata Kelola

TelkomProperty, anak perusahaan TelkomGroup, berhasil mengoptimalkan 50% aset dengan tata kelola yang baik. (Foto: cnnindonesia.com)

TelkomProperty Sukses Optimalkan 50% Aset TelkomGroup, Perkuat Efisiensi dan Tata Kelola

PT Graha Sarana Duta, yang lebih dikenal sebagai TelkomProperty, mengumumkan sebuah terobosan signifikan dalam upaya optimalisasi aset milik TelkomGroup. Anak perusahaan strategis ini berhasil mengoptimalkan 50% dari total aset yang diamanahkan, sebuah capaian yang secara tegas menekankan komitmen terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan efisiensi operasional yang berkelanjutan.

Pengelolaan aset yang efektif menjadi krusial bagi entitas sebesar TelkomGroup, yang memiliki beragam portofolio properti dan infrastruktur di seluruh Indonesia. Inisiatif TelkomProperty ini tidak hanya berfokus pada efisiensi biaya, melainkan juga pada peningkatan nilai guna aset serta potensi penciptaan sumber pendapatan baru dari properti yang sebelumnya kurang produktif.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Strategi Komprehensif dalam Optimalisasi Aset

Strategi optimalisasi aset yang diterapkan TelkomProperty sangat komprehensif, mencakup berbagai jenis aset mulai dari lahan kosong, gedung kantor, hingga fasilitas pendukung operasional telekomunikasi. Langkah-langkah yang dilakukan TelkomProperty antara lain:

  • Revitalisasi Properti Dormant: Mengubah aset yang tidak terpakai atau kurang dimanfaatkan menjadi pusat bisnis modern, ruang perkantoran inovatif, atau fasilitas komersial lainnya yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
  • Pemanfaatan Ulang Lahan Strategis: Mengembangkan lahan yang berada di lokasi strategis menjadi kawasan terpadu atau proyek properti yang menghasilkan nilai tambah tinggi, seringkali melalui kemitraan strategis.
  • Efisiensi Operasional Bangunan: Menerapkan teknologi pengelolaan gedung cerdas untuk menekan biaya operasional, seperti energi dan pemeliharaan, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi penghuni atau pengguna.
  • Diversifikasi Portofolio: Menjelajahi potensi aset untuk mendukung ekosistem digital TelkomGroup, misalnya dengan menyewakan sebagian ruang untuk data center atau infrastruktur teknologi.

Program ini menjadi pilar penting bagi TelkomGroup dalam menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif, memastikan setiap aset tidak hanya menjadi beban, tetapi juga kontributor aktif terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan. TelkomProperty, sebagai pengelola aset strategis, secara aktif mengidentifikasi peluang untuk mengubah biaya menjadi pendapatan, dan potensi menjadi realisasi.

Pilar Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Keberhasilan optimalisasi aset ini tidak dapat dilepaskan dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan (GCG) yang kuat. TelkomProperty secara konsisten mengedepankan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam setiap proses pengambilan keputusan terkait aset.

Penerapan GCG ini mencakup:

  • Transparansi: Seluruh proses identifikasi, valuasi, dan eksekusi optimalisasi aset dilakukan secara terbuka dan dapat diaudit, memastikan tidak ada konflik kepentingan.
  • Akuntabilitas: Setiap langkah dan keputusan memiliki pertanggungjawaban yang jelas, baik kepada pemegang saham maupun pihak terkait lainnya.
  • Manajemen Risiko: Penilaian risiko yang cermat dilakukan sebelum setiap proyek atau inisiatif dijalankan, meminimalkan potensi kerugian dan memastikan keberlanjutan program.
  • Kepatuhan Regulasi: Seluruh aktivitas optimalisasi aset patuh terhadap regulasi yang berlaku, termasuk peraturan pertanahan, perizinan, dan ketentuan BUMN.

Pendekatan ini menjamin bahwa optimalisasi aset tidak hanya mencapai target finansial, tetapi juga dilakukan secara etis dan berkelanjutan, menghindari praktik-praktik yang merugikan perusahaan atau negara sebagai pemilik mayoritas TelkomGroup. Ini merupakan langkah vital untuk memaksimalkan nilai aset BUMN secara keseluruhan.

Dampak Capaian 50% terhadap Kinerja TelkomGroup

Capaian 50% optimalisasi aset ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja TelkomGroup. Peningkatan efisiensi operasional menjadi salah satu manfaat langsung, dengan berkurangnya biaya pemeliharaan aset yang tidak produktif dan berbaliknya aset-aset tersebut menjadi sumber pendapatan.

Selain itu, program ini turut berkontribusi pada diversifikasi pendapatan TelkomGroup, mengurangi ketergantungan pada bisnis inti telekomunikasi semata. Ini memperkuat posisi keuangan perusahaan dan memberikan ruang lebih untuk investasi pada inovasi dan pengembangan layanan digital di masa mendatang. Dengan aset yang lebih ramping dan produktif, TelkomGroup dapat lebih gesit dalam menyesuaikan diri dengan perubahan pasar dan teknologi.

Inisiatif ini melanjutkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam memaksimalkan nilai aset, sebuah topik yang sering dibahas dalam laporan keuangan dan diskusi strategis perusahaan terkait potensi aset yang belum tergali. Keberhasilan TelkomProperty kini memberikan bukti nyata dari komitmen tersebut.

Langkah ke Depan dan Tantangan

Dengan 50% aset yang telah dioptimalkan, TelkomProperty kini dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang untuk menuntaskan sisa aset yang ada. Proses ini tentu tidak akan mudah, mengingat kondisi pasar properti yang dinamis, kompleksitas regulasi, serta koordinasi internal yang intensif. Namun, keberhasilan awal ini memberikan fondasi kuat dan momentum positif untuk melanjutkan program.

Fokus ke depan akan melibatkan identifikasi aset-aset tersisa yang memiliki potensi optimalisasi tertinggi, baik untuk dijual, dikembangkan, atau dimanfaatkan kembali. TelkomProperty akan terus berinovasi dalam model bisnis pengelolaan aset, termasuk kolaborasi dengan pihak ketiga, untuk memastikan bahwa setiap properti TelkomGroup memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan perusahaan dan ekonomi digital Indonesia secara luas.