Jumat, 7 Agustus 2026 Samarinda, ID
Daerah

Atasi Parkir Polder Air Hitam Pakai Aset Mangkrak

SAMARINDA, nusavox.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mendesak Pemerintah Kota Samarinda untuk segera menyediakan kantong parkir yang memadai di kawasan Polder Air Hitam. Langkah ini menjadi sangat krusial karena warga Kota Samarinda makin padat mengunjungi area tersebut untuk berolahraga, berwisata, maupun berbelanja, Kamis (30/07/2026).

Saat ini, Polder Air Hitam memang telah menjelma menjadi salah satu pusat kegiatan favorit masyarakat. Namun sayangnya, lonjakan jumlah pengunjung tersebut belum diimbangi oleh ketersediaan fasilitas pendukung yang memadai.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Memanfaatkan Aset Mangkrak Milik Pemkot

Oleh karena itu, Abdul Rohim menawarkan solusi konkret untuk menyelesaikan masalah parkir Polder Air Hitam Samarinda. Ia menilai bahwa Pemkot Samarinda sebenarnya dapat memanfaatkan aset daerah di sekitar lokasi tanpa harus mengeluarkan anggaran besar untuk pembebasan lahan baru.

Sebab, Pemkot Samarinda masih memiliki lahan kosong dan satu bangunan mangkrak yang berdiri di kawasan tersebut. Padahal, pemerintah daerah sebelumnya memproyeksikan gedung itu sebagai fasilitas olahraga bulu tangkis, namun kini kondisinya justru terbengkalai selama bertahun-tahun.

“Polder Air Hitam kini menjadi salah satu pusat aktivitas warga. Pemkot mestinya melengkapi infrastruktur pendukung seperti kantong parkir, salah satunya dengan memanfaatkan aset tanah dan gedung mangkrak milik pemerintah yang ada di sana,” tegas Abdul Rohim.

Meningkatkan Kenyamanan Pengunjung

Selain itu, mengalihfungsikan gedung mangkrak menjadi tempat parkir Polder Air Hitam Samarinda juga akan memberikan keuntungan ganda. Di satu sisi, langkah ini secara efektif mengurai kemacetan akibat kendaraan yang parkir di bahu jalan. Di sisi lain, Pemkot Samarinda sekaligus menyelamatkan aset daerah dari kerusakan yang lebih parah.

Akhirnya, Abdul Rohim menegaskan bahwa pemerintah daerah harus menempatkan kenyamanan dan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Maka dari itu, penataan fasilitas publik harus segera berjalan agar masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang.

“Saat ini masyarakat Samarinda sangat butuh ruang publik yang nyaman untuk beraktivitas. Karena itu, infrastruktur dasar seperti kantong parkir dan fasilitas pendukung lainnya harus segera dibenahi dengan memanfaatkan potensi aset yang ada,” pungkasnya.(Adv)

(Aprl)