Kamis, 2 Juli 2026 Samarinda, ID
Daerah

Sinergi Pembangunan Perbatasan Kaltim Kaltara

Foto Istimewa : Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'Ud Saat menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda.

Dorong Ekonomi Kawasan Terluar, Pemprov Kaltim dan Kaltara Bersinergi

SAMARINDA, nusavox.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) sepakat memperkuat sinergi untuk membangun infrastruktur di kawasan perbatasan. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terluar.

Komitmen kuat tersebut mengemuka saat Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menerima kunjungan kerja Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda. Dalam pertemuan tersebut, Rudy menegaskan bahwa pihak pemerintah menjadikan kawasan perbatasan sebagai salah satu prioritas utama. Oleh karena itu, wilayah yang selama ini identik sebagai daerah terisolasi harus berubah menjadi beranda depan Kalimantan yang maju.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

“Pemprov Kaltim menginginkan perubahan besar terkait wilayah perbatasan ini. Jika dulu kawasan ini hanya menjadi halaman belakang, maka ke depan harus menjelma sebagai halaman depan Provinsi Kalimantan,” ujar Rudy pada Selasa (30/6/2026).

Buka Keterisolasian di Kutai Barat dan Mahakam Ulu

Rudy menjelaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama untuk membuka keterisolasian wilayah pedalaman. Selain itu, proyek ini juga akan meningkatkan konektivitas antarprovinsi secara signifikan.

Untuk memastikan rencana tersebut berjalan lancar, Rudy akan meninjau langsung progres proyek infrastruktur di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu dalam waktu dekat. Pihaknya berkomitmen penuh agar masyarakat di wilayah perbatasan dapat menikmati fasilitas jalan dan jembatan yang bagus serta layak.

Secara geografis, beberapa wilayah di Kaltim memang berbatasan langsung dengan Kaltara, seperti Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Berau. Selain itu, tingginya aktivitas sosial dan ekonomi antara masyarakat Apau Kayan di Kabupaten Malinau dengan Mahakam Ulu menunjukkan bahwa interaksi lintas wilayah sudah berjalan sangat erat.

Prioritaskan Pemerataan Layanan Dasar Masyarakat

Meskipun demikian, pembangunan perbatasan Kaltim Kaltara ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan fisik semata. Lebih dari itu, program kolaborasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemerataan layanan dasar. Pihak Pemprov Kaltim menegaskan bahwa negara harus hadir untuk memberikan pelayanan publik, kesehatan, dan pendidikan yang jauh lebih baik di area pedalaman.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, menyambut baik komitmen dan antusiasme dari Pemerintah Provinsi Kaltim. Ia merasa optimis bahwa kolaborasi erat kedua daerah ini akan mempercepat realisasi pembangunan di kawasan perbatasan.

“Kami sangat bangga dan mendukung penuh kolaborasi ini. Oleh karena itu, sinergi antara Pemprov Kaltim dan Kaltara harus terus menguat agar pembangunan kedua provinsi dapat berjalan beriringan serta saling melengkapi,” tutur Ingkong.

Penulis : Aprillia