Senin, 21 September 2026 Samarinda, ID
DPRD Kota Samarinda

Pilwali Samarinda: Gerindra Usung Kader Internal

SAMARINDA, nusavox.com — DPC Partai Gerindra Kota Samarinda mulai memanaskan mesin partai untuk menghadapi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda tahun 2029 mendatang. Mengingat Wali Kota saat ini, Andi Harun, telah menjabat selama dua periode, Gerindra menegaskan komitmennya untuk kembali mengusung kader internal.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyatakan bahwa namanya telah direkomendasikan oleh internal DPC untuk maju dalam bursa pencalonan Pilwali Samarinda dari Partai Gerindra. Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, pihak DPC fokus membenahi struktur partai hingga ke tingkat anak ranting.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

“Persiapan kita yang utama adalah membenahi infrastruktur partai sampai tingkat anak ranting. Tentu jika ada yang kurang lengkap, kita sulang (lengkapi kembali). Selain itu, kita terus turun ke masyarakat dan memperjuangkan aspirasi mereka melalui DPRD,” ujar Helmi pada Senin (21/9/2026).

Gerindra Targetkan Posisi Wali Kota

Sebagai partai pengusung utama wali kota saat ini, Gerindra membidik posisi Samarinda 1 atau posisi wali kota, bukan calon wakil wali kota. Terlebih lagi, instruksi dari DPP Partai Gerindra selalu memprioritaskan kader sendiri untuk memimpin daerah.

“Bahasa Pak Prabowo, ketua-ketua partai di daerah itu ibarat panglima perang. Ketika ada masalah, panglima yang bertanggung jawab. Namun, ketika ada pesta politik, panglima perang itu pula yang diprioritaskan selama mereka siap,” tegas Helmi.

Peta Koalisi Masih Dinamis

Mengenai arah koalisi untuk Pilwali Samarinda, Helmi menyebut Gerindra sangat terbuka untuk berkoalisi dengan seluruh partai politik yang ada di parlemen. Komunikasi politik dengan para pimpinan partai lain seperti Golkar, NasDem, hingga PDIP terus berjalan secara cair.

Menurut Helmi, peta koalisi masih sangat dinamis menjelang pendaftaran resmi ke KPU. Penentuan keputusan akhir nantinya tetap berada di tangan DPP Gerindra berdasarkan hasil evaluasi kerja politik serta survei elektabilitas di masyarakat.(Adv)

(Aprl)