Selasa, 3 November 2026 Samarinda, ID
News

PJI Kaltim Audiensi dengan Kajati Baru, Perkuat Kemitraan Hukum

SAMARINDA, nusavox.com – Jajaran pengurus Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI Kaltim) menggelar audiensi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati Kaltim) yang baru, Chatarina Muliana Girsang. Pertemuan silaturahmi tersebut berlangsung di Kantor Kejati Kaltim, Jalan Bung Tomo, Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, pada Selasa (3/11/2026).

Melalui agenda audiensi ini, PJI Kaltim berkomitmen melanjutkan serta memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin dengan Kejati Kaltim. Selain memperkenalkan jajaran kepengurusan baru kepada Kajati, kedua pihak memanfaatkan momentum ini untuk mendiskusikan peluang kolaborasi dalam mendorong keterbukaan informasi, transparansi, dan akuntabilitas penegakan hukum kepada publik.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Mendorong Sinergi dan Transparansi Informasi Hukum

Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga mendiskusikan berbagai topik strategis. Pembahasan mencakup peran penting pers dalam mengawal demokrasi, mekanisme koordinasi peliputan di lingkungan penegak hukum, hingga rencana kegiatan edukasi bersama.

Ketua PJI Kaltim, Jerison Togelang, menjelaskan bahwa kepengurusannya telah resmi dilantik sejak 20 Agustus 2026. Oleh karena itu, jajaran pengurus langsung bergerak cepat menjalankan serangkaian agenda audiensi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sebelumnya, PJI Kaltim telah menemui Kapolda Kaltim dan jajaran Kejati periode terdahulu. Selanjutnya, pengurus juga menyusun rencana untuk menemui Pangdam demi memperluas jaringan komunikasi kelembagaan.

“Kami berharap kehadiran PJI Kaltim memberi manfaat nyata. Oleh sebab itu, kami ingin membangun sinergi yang menjangkau hingga tingkat kabupaten dan kota di seluruh Kaltim,” ungkap Jerison.

Selain itu, Jerison memaparkan mekanisme penugasan jurnalis yang hendak meliput kegiatan penegakan hukum. Penugasan dapat berjalan melalui rekomendasi organisasi maupun perusahaan media masing-masing. Dengan begitu, identitas serta tanggung jawab wartawan menjadi lebih jelas dan terkoordinasi.

Menyambut Positif Peran Strategis Insan Pers

Menanggapi pemaparan tersebut, Kajati Kaltim Chatarina Muliana Girsang menyambut hangat kedatangan pengurus PJI Kaltim. Ia menegaskan bahwa Kejati Kaltim sangat terbuka untuk menjalin kerja sama erat dengan para jurnalis.

Sebab, Chatarina menilai jurnalis memiliki posisi penting sebagai mitra strategis dalam menjaga transparansi penegakan hukum.

“Kami pada dasarnya sangat terbuka. Bagaimanapun, rekan-rekan jurnalis merupakan pengawal demokrasi. Dengan keterbatasan sumber daya kami, kehadiran wartawan di lapangan justru sangat membantu tugas-tugas kejaksaan,” tegas Chatarina yang juga berpengalaman bertugas di KPK.

Namun demikian, Chatarina mengingatkan bahwa keterbukaan informasi publik tetap memiliki batasan tertentu. Terutama ketika berkaitan dengan strategi dan kepentingan penanganan perkara hukum yang sedang berlangsung. Ia berharap para jurnalis dapat memahami batasan tersebut sembari tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

Gagas Diskusi Publik Melalui FGD

Sebagai langkah konkret ke depan, kedua pihak sepakat menyusun rencana kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Forum ini nantinya akan melibatkan Kejati Kaltim, PJI Kaltim, dan pihak kepolisian guna mengedukasi masyarakat mengenai isu-isu hukum.

Sementara itu, Sekretaris PJI Kaltim, Tommy Simanjuntak, menegaskan kesiapan organisasinya untuk mendukung penuh rencana FGD tersebut. Menurut Tommy, kemitraan yang sehat antara jurnalis dan institusi penegak hukum berlandaskan pada komunikasi yang terbuka serta saling menghormati fungsi masing-masing.

Adapun jajaran pengurus PJI Kaltim yang hadir dalam audiensi ini meliputi Ketua PJI Kaltim Jerison Togelang, Sekretaris Tommy Simanjuntak, Bendahara Hanafi, Wakil Sekretaris Syaifuddin, Wakil Bendahara Beby Aprillia, Ketua Bidang OKK Arwan Rahim, Kabiro Humas Khairul Anwar, serta perwakilan Departemen Hukum dan HAM Frengky Alfarizan.

Melalui sinergi ini, PJI Kaltim dan Kejati Kaltim berharap dapat terus meningkatkan transparansi serta menyajikan informasi hukum yang akurat, berimbang, dan edukatif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

(Aprl)