Senin, 22 Juni 2026 Samarinda, ID
Kota Samarinda

PSI Kaltim Dorong Partisipasi Generasi Muda, Nilai IKN Jadi Momentum Lahirkan Pemimpin Masa Depan

SAMARINDA, nusavox.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur terus mendorong peningkatan partisipasi generasi muda dalam dunia politik.

Langkah tersebut dinilai penting, untuk menciptakan regenerasi kepemimpinan sekaligus memastikan lahirnya kebijakan yang mampu menjawab tantangan pembangunan di era transformasi, khususnya dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Ketua DPW PSI Kalimantan Timur, Andi Wijaya, mengatakan politik merupakan instrumen penting yang menentukan arah pembangunan bangsa.

Oleh karena itu, generasi muda tidak cukup hanya menjadi pemilih dalam setiap kontestasi demokrasi, tetapi juga perlu mengambil peran sebagai penggerak perubahan melalui keterlibatan aktif di partai politik.

Menurutnya, PSI sejak awal berdiri memberikan ruang yang luas bagi anak-anak muda untuk menyampaikan gagasan, berproses dalam organisasi, hingga berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik.

“PSI hadir sebagai rumah besar bagi anak-anak muda yang memiliki semangat perubahan, integritas, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa. Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin berkontribusi membangun Indonesia, khususnya Kalimantan Timur,” ujar Andi Wijaya.

Ia menilai keterlibatan generasi muda menjadi kebutuhan di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat, terutama pada era digital.

Kehadiran anak muda di panggung politik diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Andi menjelaskan, berbagai keputusan politik memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi kreatif, hingga percepatan pembangunan daerah.

Karena itu, generasi muda perlu menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan agar aspirasi mereka dapat terakomodasi.

Selain mengajak anak muda bergabung dengan PSI, Andi juga menyoroti penetapan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur sebagai salah satu kebijakan strategis pemerintah yang membuka peluang besar bagi masyarakat daerah.

Menurutnya, keberadaan IKN tidak hanya memindahkan pusat pemerintahan, tetapi juga menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang akan memberikan dampak terhadap peningkatan investasi, pengembangan sektor usaha, kualitas pendidikan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“IKN bukan hanya perpindahan pusat pemerintahan, tetapi juga simbol pemerataan pembangunan Indonesia. Kebijakan tersebut menjadi salah satu warisan penting yang memberikan kesempatan besar bagi masyarakat Kalimantan Timur untuk berkembang, baik dari sisi ekonomi, investasi, pendidikan, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Ia menambahkan, peluang yang muncul dari pembangunan IKN harus disambut dengan kesiapan generasi muda melalui peningkatan kompetensi, keterampilan, dan daya saing agar mampu menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar menjadi penonton.

Dalam konteks tersebut, PSI Kalimantan Timur berkomitmen membangun kaderisasi yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga lahir generasi pemimpin muda yang mampu mengawal pembangunan daerah maupun nasional secara berkelanjutan.

Menghadapi agenda politik nasional, DPW PSI Kalimantan Timur juga mulai mempersiapkan konsolidasi organisasi, yang akan melibatkan seluruh jajaran pengurus dari tingkat wilayah hingga daerah.

Konsolidasi tersebut diarahkan untuk memperkuat soliditas internal partai, menyusun strategi menghadapi Pemilu, sekaligus menyamakan langkah seluruh kader, dalam menjalankan agenda politik dan pembangunan.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai momentum memperluas rekrutmen anggota baru dari berbagai kalangan, terutama generasi muda, mahasiswa, komunitas kreatif, pelaku usaha, dan elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan Kalimantan Timur.

Andi berharap konsolidasi yang disiapkan mampu memperkuat kesiapan organisasi sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam membangun kehidupan politik yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kami ingin memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu visi dan satu semangat menghadapi Pemilu,” tuturnya.

“Melalui konsolidasi ini pula, kami ingin mengajak lebih banyak anak muda bergabung bersama PSI karena masa depan politik Indonesia membutuhkan energi, kreativitas, dan keberanian generasi muda,” pungkasnya. (AI)