Selasa, 1 September 2026 Samarinda, ID
Ekonomi & Bisnis

26 Tahun PT Bara Kaltim Sejahtera: Dorong PAD Kaltim

SAMARINDA, nusavox.com – PT Bara Kaltim Sejahtera (Perseroda) merayakan hari jadinya yang ke-26 dengan mengusung tema “26 Tahun Bara Kaltim: Bertransformasi, Bersinergi, Membangun Kalimantan Timur Sejahtera.” Manajemen menggelar acara syukuran ini di Decafe Resto, Jalan Timur No. 130, Pelabuhan, Kota Samarinda, pada Senin (31/08/2026) sore.

Acara yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.00 WITA tersebut menjadi momentum penting bagi BUMD Kaltim ini. Melalui momen ini, perusahaan mengevaluasi perjalanan bisnisnya sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadapi tantangan masa depan.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Menjalin Sinergi dan Membagikan Kepedulian Sosial

Sejumlah mitra strategis menghadiri kegiatan syukuran ini. Perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim, Komisi II DPRD Kaltim, BUMD, perbankan, mitra kerja, serta awak media turut memeriahkan suasana.

Selain memanjatkan doa bersama dan memotong nasi tumpeng, manajemen juga membagikan kebahagiaan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Kolbun Salim. Langkah ini menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan perusahaan selama 26 tahun.

Sebanyak 20 anak panti asuhan menerima bantuan dan sedekah langsung dari manajemen. Melalui aksi sosial ini, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Direktur Utama PT Bara Kaltim Sejahtera (Perseroda), Nidya Listiyono, menegaskan bahwa usia ke-26 menjadi momentum untuk mempercepat transformasi. Oleh karena itu, perubahan tidak hanya menyangkut usia, tetapi juga mencakup badan hukum, identitas visual, semangat kerja, serta arah bisnis.

“Ulang tahun Bara Kaltim yang ke-26 ini kita mengusung tema transformasi. Kita ingin perusahaan hari ini dengan logo baru, semangat baru, dan spirit baru bisa terus berkembang,” ujar Nidya.

Perjalanan Perusahaan dan Makna Logo Baru

Pemerintah Provinsi Kaltim meresmikan PT BKS pada 31 Agustus 2000 melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 04 Tahun 2000. Seiring berjalannya waktu, perusahaan mengubah statusnya dari Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi Perseroan Terbatas (Perseroda). Selanjutnya, perubahan status hukum ini mendorong terciptanya tata kelola BUMD yang lebih modern, transparan, dan profesional.

Di samping itu, perusahaan memperkenalkan logo baru pada tahun 2025 lalu untuk memperkuat identitas mereknya. Nidya menjelaskan bahwa logo tersebut membawa simbol serta karakter kekayaan Kalimantan Timur:

  • Aliran Sungai: Melambangkan kelimpahan sumber daya alam Kaltim.
  • Warna Merah: Menunjukkan keberanian perusahaan dalam bertindak dan berinovasi.
  • Warna Biru: Menggambarkan potensi sumber daya daerah yang sangat luas.

Membidik Sumber PAD Baru dan Memperluas Ekspansi

Memasuki fase baru, PT BKS menargetkan peningkatan kontribusi secara signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim. Di bawah kepemimpinan Nidya Listiyono, manajemen mengarahkan tahun anggaran 2026 untuk mendongkrak kinerja finansial sekaligus menggali potensi pendapatan baru.

“Kita berharap ke depan bisa menambah sumber-sumber PAD lain. Jadi kita ingin terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar kepada Kalimantan Timur,” tambahnya.

Guna mencapai target besar tersebut, PT BKS melancarkan beberapa strategi utama:

  • Menggandeng Mitra Strategis: Perusahaan membangun kolaborasi lintas sektor bersama BUMN dan BUMD. Sebagai contoh, PT BKS menandatangani kesepakatan bisnis dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) untuk membuka peluang investasi dan menyerap tenaga kerja lokal.
  • Membangun Kemandirian Finansial: Manajemen mengoptimalkan modal internal untuk menggerakkan ekspansi bisnis. Dengan demikian, BUMD ini dapat berkembang tanpa bergantung pada penyertaan modal pemerintah daerah.
  • Mendiversifikasi Sektor Bisnis: Perusahaan merambah bidang pendukung seperti jasa logistik, perdagangan, serta layanan industri pertambangan.

Meskipun merancang acara secara lebih sederhana ketimbang tahun sebelumnya, manajemen tetap memprioritaskan esensi kebersamaan dan evaluasi kerja. Oleh sebab itu, Nidya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengawal langkah transformasi perusahaan.

“Mohon doa dan dukungan dari semua pihak supaya Bara Kaltim bisa lebih maju, lebih berkembang, dan semakin mampu menambah PAD untuk Kalimantan Timur,” tutup Nidya.

(Aprl)