Ramadan dan Lebaran Dongkrak Arus Petikemas di Kariangau, PT KKT Catat Kenaikan 3 Persen.
BALIKPAPAN, nusavox.com — Momentum Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026, memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas logistik di Kalimantan Timur. PT Kaltim Kariangau Terminal mencatat kenaikan arus peti kemas sebesar sekitar 3 persen pada Maret 2026, dibandingkan bulan sebelumnya.
Peningkatan ini, dipicu oleh lonjakan kebutuhan distribusi barang selama bulan puasa hingga menjelang Lebaran.
Aktivitas bongkar muat di terminal berlangsung lebih intens, seiring meningkatnya pergerakan barang masuk dan keluar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat serta distribusi pasca hari raya.
Selama periode tersebut, operasional terminal berjalan dinamis dengan dukungan kesiapan peralatan dan koordinasi tim di lapangan.
Arus logistik yang meningkat mampu direspons melalui pengaturan kerja yang terstruktur, sehingga proses bongkar muat tetap berjalan lancar.
Tidak hanya itu, frekuensi kunjungan kapal petikemas juga mengalami peningkatan.
Setiap kedatangan kapal diantisipasi dengan pengaturan sandar yang terencana, serta kesiapan fasilitas terminal, guna menjaga kelancaran distribusi barang.
Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, menjelaskan bahwa tren kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas logistik selama Ramadan.
“Peningkatan arus petikemas pada Maret 2026 menjadi gambaran bahwa aktivitas logistik bergerak lebih intens untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, mulai dari peralatan hingga koordinasi tim di lapangan.
“Kami terus menjaga keandalan layanan dengan memastikan setiap proses operasional berjalan sesuai standar. Kesiapan peralatan dan koordinasi tim menjadi kunci dalam merespons peningkatan arus barang,” lanjutnya.
Selain faktor musiman, peningkatan arus petikemas juga dipengaruhi oleh aktivitas industri dan distribusi barang di sejumlah wilayah penyangga, seperti Balikpapan, Samboja, dan Penajam.
Sebagai operator terminal petikemas di Kariangau, perusahaan berkomitmen menjaga kinerja operasional melalui penguatan sistem layanan, peningkatan efisiensi bongkar muat, serta pemantauan arus logistik secara berkelanjutan.
Dengan capaian tersebut, PT Kaltim Kariangau Terminal optimistis tren positif arus petikemas akan berlanjut pada periode berikutnya, dan terus mendukung kelancaran distribusi barang di kawasan timur Indonesia. (AI)

