PADANG – Ribuan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) mendapatkan suntikan semangat baru untuk menatap masa depan global. Dr. Taruna Ikrar, seorang ilmuwan dan pakar yang diakui secara internasional, mengajak sekitar 6.000 mahasiswa Unand untuk berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri secara matang guna bersaing di kancah dunia.
Pesan inspiratif ini disampaikan dalam sebuah Kuliah Umum bertajuk “Generasi Emas Global: Dari Padang Menuju Pentas Dunia” yang padat di Auditorium Unand. Acara tersebut berfokus pada pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya adaptif tetapi juga proaktif dalam menghadapi tantangan era digital dan globalisasi. Ikrar menekankan bahwa persaingan global menuntut setiap individu memiliki kapasitas lebih dari sekadar keunggulan akademis.
Menggali Potensi Diri untuk Panggung Global
Dalam orasinya yang memukau, Dr. Taruna Ikrar, yang dikenal atas kontribusinya di bidang neurosains dan pengembangan kapasitas SDM, menguraikan beberapa pilar utama yang harus dimiliki mahasiswa agar dapat “menaklukkan dunia.” Menurutnya, menaklukkan dunia bukan berarti menguasai secara fisik, melainkan mampu memberikan dampak signifikan dan positif di kancah internasional melalui inovasi, kepemimpinan, dan kolaborasi yang autentik.
- Bahasa Asing dan Literasi Digital: Ia menyoroti urgensi penguasaan bahasa Inggris sebagai lingua franca global, serta kemampuan literasi digital yang mumpuni untuk navigasi informasi, analisis data, dan pemanfaatan teknologi secara efektif.
- Keterampilan Abad 21: Mahasiswa didorong untuk secara aktif mengembangkan pemikiran kritis, kemampuan memecahkan masalah kompleks, kreativitas tanpa batas, dan kolaborasi lintas budaya. Keterampilan ini adalah fondasi esensial di tengah disrupsi dan perubahan yang begitu cepat.
- Jaringan dan Mentalitas Global: Membangun jaringan internasional sejak dini dan memiliki mentalitas terbuka terhadap perbedaan budaya serta ideologi menjadi kunci utama untuk meraih sukses di pasar kerja dan lingkungan global yang kompetitif.
- Integritas dan Nilai Lokal: Meskipun berorientasi global, Ikrar dengan tegas mengingatkan pentingnya menjaga integritas diri dan tidak melupakan nilai-nilai luhur bangsa sebagai identitas yang kuat serta pembeda di mata dunia.
Tantangan dan Peluang Mahasiswa Indonesia
Ikrar juga secara lugas membahas berbagai tantangan yang mungkin dihadapi mahasiswa Indonesia dalam mewujudkan ambisi global mereka. Ia menyinggung mulai dari keterbatasan akses terhadap sumber daya kelas dunia, kesenjangan kualitas pendidikan di beberapa daerah, hingga godaan “brain drain” yang berpotensi mengurangi talenta terbaik di dalam negeri. Namun, ia melihat tantangan ini bukan sebagai hambatan, melainkan sebagai peluang besar untuk berinovasi dan membuktikan kapasitas unik bangsa Indonesia.
“Setiap tantangan adalah kesempatan emas untuk tumbuh dan melampaui batas. Indonesia memiliki potensi luar biasa yang belum tergali sepenuhnya, terutama di kalangan generasi mudanya. Kalian, para mahasiswa Unand, adalah agen perubahan yang akan membentuk masa depan peradaban dan membawa nama baik bangsa,” ujar Ikrar disambut tepuk tangan riuh ribuan mahasiswa.
Dukungan Unand dalam Mendorong Visi Global
Universitas Andalas sendiri telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung mahasiswanya untuk memiliki daya saing global. Rektor Unand, Prof. Yuliandri, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kampus terus berupaya memperluas jaringan kerja sama internasional, menyediakan beragam program pertukaran pelajar, serta secara berkelanjutan meningkatkan kualitas kurikulum agar relevan dengan standar global dan kebutuhan industri masa depan.
Pesan ini selaras dengan upaya Unand yang sebelumnya gencar mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam program mobilitas internasional. Langkah ini, yang juga pernah kami ulas dalam artikel “Unand Perkuat Jaringan Global Melalui Program Mobilitas Mahasiswa”, bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman lintas budaya dan keterampilan adaptif yang krusial untuk bersaing di pasar kerja global.
Masa Depan Mahasiswa Unand di Kancah Internasional
Antusiasme mahasiswa terlihat jelas sepanjang acara, dengan banyaknya pertanyaan seputar strategi praktis untuk memulai karier internasional atau mengembangkan inovasi yang berdampak global. Ini mengindikasikan bahwa kesadaran akan pentingnya persiapan global sudah tertanam kuat di kalangan civitas akademika Unand.
Dorongan dari sosok inspiratif seperti Dr. Taruna Ikrar diharapkan tidak hanya menjadi inspirasi sesaat, melainkan memicu gerakan berkelanjutan di kalangan mahasiswa untuk terus mengembangkan diri. Dengan fondasi pendidikan yang kuat dari Unand dan semangat yang berkobar, 6.000 mahasiswa ini diharapkan menjadi pelopor yang akan membawa nama Indonesia harum di berbagai bidang, mulai dari sains, teknologi, seni, hingga kewirausahaan, di panggung dunia.

