Selasa, 8 September 2026 Samarinda, ID
Ekonomi & Bisnis

Renovasi Grand Verona Hotel Samarinda dan Potensi Okupansi

SAMARINDA, nusavox.com – Industri perhotelan di Kota Samarinda masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan tingkat hunian. Grand Verona Hotel Samarinda menjadi salah satu pelaku usaha yang terus melakukan pembenahan fasilitas di tengah persaingan bisnis akomodasi yang semakin ketat.

General Manager Grand Verona Hotel Samarinda, Hendri Kurniawan, menjelaskan bahwa renovasi dilakukan secara bertahap. Langkah ini menjadi strategi utama untuk meningkatkan kenyamanan tamu sekaligus memperkuat daya saing hotel.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Progres Renovasi dan Pembaruan Fasilitas Hotel

Saat ini, sebanyak 80 unit kamar yang dimiliki hotel telah selesai direnovasi total. Pembenahan kini difokuskan pada area publik dan fasilitas penunjang.

  • Kamar Tidur: Renovasi 100% selesai untuk seluruh 80 unit kamar.
  • Area Publik & Lobby: Sedang dalam proses pembaruan interior.
  • Ruang Pertemuan & Ballroom: Ballroom dan area lantai 2 telah rampung, sementara area lantai 7 masih berjalan.
  • Aksesibilitas: Lift hotel kini sudah terhubung hingga lantai 7 untuk memudahkan mobilitas tamu.

Selain perbaikan fisik, hotel menghadirkan program Grill Mania setiap hari Sabtu di lantai 2. Tamu juga dapat menikmati pemandangan kota dari ketinggian melalui area rooftop lounge di lantai 7.

Event Nasional Sebagai Kunci Penyelamat Industri Perhotelan

Meski pembenahan terus berjalan, tingkat okupansi Grand Verona Hotel Samarinda saat ini masih berada di kisaran 50 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh minimnya kegiatan meeting atau acara berskala besar yang mendatangkan pengunjung luar daerah.

Hendri, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kalimantan Timur periode 2026–2029, menilai bahwa penyelenggaraan agenda nasional merupakan kunci utama.

  • Dampak Multiplier Effect: Kehadiran peserta acara skala besar melimpah ke berbagai hotel sekitar.
  • Ekosistem Bisnis: Mendorong sektor katering, UMKM, hingga pemasok bahan pangan lokal.
  • Variasi Event: Pemerintah daerah didorong menyelenggarakan ajang olahraga serta festival budaya secara konsisten.

Potensi Samarinda Sebagai Kota Penyangga Akomodasi

Samarinda memiliki peluang strategis menjadi kota penyangga akomodasi untuk kegiatan di daerah sekitar, seperti Festival Erau di Tenggarong. Keterbatasan ruang inap di lokasi acara dapat dimanfaatkan oleh hotel-hotel di Samarinda.

Untuk mendukung skema ini, penyediaan transportasi terorganisasi seperti shuttle bus dari hotel menuju lokasi acara menjadi solusi mobilitas bagi para wisatawan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Grand Verona Hotel Samarinda yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman Nomor 11, Sidodadi, siap menyambut lonjakan wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

(Aprl)