Sabtu, 17 Oktober 2026 Samarinda, ID
Kota Samarinda

Aplikasi SUARA: Inovasi Perpustakaan Digital Inklusif di Samarinda

SAMARINDA, nusavox.com – Inovasi teknologi di bidang literasi terus berkembang pesat untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern. Oleh karena itu, Khofidh Fathur Rohman merancang sebuah inovasi baru bernama SUARA (Sistem Ubah PDF dengan Audio Ramah Akses). Pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Iqro sekaligus pengembang Generator Flip Book to Audio ini menciptakan aplikasi tersebut untuk memperluas akses masyarakat dalam menikmati buku digital berbasis audio.

Jalin Kerja Sama Strategis dengan SMP Fastabiqul Khairat Samarinda

Untuk memperluas manfaat inovasi ini, Khofidh Fathur Rohman menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama pihak sekolah. Mereka menggelar prosesi penandatanganan tersebut pada Jumat (16/10/2026) di lingkungan SMP Fastabiqul Khairat Samarinda.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Melalui kemitraan ini, SMP Fastabiqul Khairat dapat memanfaatkan aplikasi SUARA perpustakaan digital secara gratis. Hasilnya, sekolah dapat memperkaya koleksi literasi dan mempermodern layanan perpustakaan digital mereka.

Keunggulan Utama dan Fitur Aplikasi SUARA

Aplikasi SUARA secara otomatis mengubah dokumen PDF menjadi flipbook interaktif yang memiliki fitur audio pendukung. Dengan demikian, teknologi ini memberikan solusi membaca yang jauh lebih fleksibel bagi berbagai kelompok pengguna:

  • Membantu Pembaca Auditori: Siswa yang lebih mudah menyerap informasi melalui pendengaran dapat memahami materi secara optimal.
  • Mendukung Aksesibilitas Inklusif: Selain itu, fitur ini berpotensi besar membantu penyandang hambatan penglihatan (visually impaired), sesuai dengan kemampuan aksesibilitas perangkat pengguna.
  • Menyajikan Visual dan Audio: Aplikasi ini menggabungkan tampilan visual buku (flipbook) dengan narasi suara secara bersamaan.

Meningkatkan Pembelajaran Mandiri dan Layanan Perpustakaan

Dampak positif dari teknologi ini tidak berhenti pada kemudahan membaca saja. Lebih dari itu, inovasi ini menciptakan peluang baru bagi siswa untuk mengatur cara belajar mereka secara mandiri.

Melalui keberadaan aplikasi SUARA perpustakaan digital, para siswa kini dapat:

  1. Mempelajari materi sekolah secara mandiri di mana pun mereka berada.
  2. Mengasah keterampilan menyimak (listening skills) secara bertahap.
  3. Mengulang materi pelajaran sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing.

Sementara itu, pengelola perpustakaan dapat memanfaatkan inovasi ini untuk membangun layanan yang lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan pemustaka yang beragam.

Langkah Nyata Menuju Literasi Inklusif

Melalui karya ini, Khofidh Fathur Rohman membuktikan bahwa pegiat literasi lokal mampu menciptakan solusi teknologi yang nyata bagi dunia pendidikan. Oleh sebab itu, kehadiran aplikasi SUARA perpustakaan digital diharapkan mampu mempercepat terwujudnya layanan literasi yang inklusif sekaligus menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat di tengah masyarakat.

(Aprl)