SAMARINDA, nusavox.com – DPRD Kota Samarinda menyoroti maraknya anak-anak yang masih beraktivitas di jalanan kota. Pihak legislatif merasa prihatin karena kondisi ini berpotensi merenggut hak dasar anak untuk mengecap pendidikan. Oleh karena itu, semua pihak harus mengambil langkah nyata agar masa depan anak-anak tersebut tetap terlindungi.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan pentingnya peran aktif orang tua dan masyarakat. Ia meminta orang tua kandung maupun orang tua asuh agar bertindak lebih tegas dalam mengawasi anak-anak mereka.
“Yang paling kita dorong adalah bagaimana ketegasan dari orang tua, baik orang tua asuh maupun orang tua kandung, apabila hal ini terus terjadi. Apalagi kalau sampai anak ini tidak sekolah, ini sangat berbahaya untuk masa depan mereka,” ujar Novan pada Senin (07/09/2026).
DPRD Siap Memfasilitasi Akses Sekolah
Novan menilai persoalan ini tidak sekadar berkaitan dengan ketertiban umum. Sebaliknya, isu ini sangat erat kaitannya dengan pemenuhan hak pendidikan anak. Oleh sebab itu, Komisi IV DPRD Samarinda menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi anak jalanan agar bisa kembali ke bangku sekolah.
“Kami dari DPRD siap untuk memfasilitasi masuk ke sekolah-sekolah tersebut. Nanti bagaimana hasil investigasi dan pendataan yang ada, akan kami tindak lanjuti,” tambahnya.
Selanjutnya, Novan menekankan krusialnya proses pendataan yang akurat di lapangan. Pemerintah perlu mengetahui identitas, alamat domisili, hingga kondisi ekonomi keluarga secara detail. Dengan demikian, intervensi yang diberikan oleh pemerintah dapat tepat sasaran.
Penanganan Lintas Sektor dan Pembinaan Berkelanjutan
Selain melakukan penertiban, pemerintah harus memberikan pembinaan yang berkelanjutan. Pihak DPRD mendorong koordinasi intensif dengan Dinas Sosial untuk memeriksa kategori tingkat kesejahteraan (desil) keluarga korban.
“Kalau dia warga Samarinda, kita lihat masuk wilayah mana. Pembinaannya bisa sampai tingkat RT dan kelurahan. Jika masuk kategori desil tertentu, tentu harus ada tindakan pemerintah yang nyata,” jelas Novan.
Di samping itu, penanganan fenomena ini membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar segera melaporkan keberadaan anak jalanan ke layanan terdekat. Akhirnya, penertiban tersebut harus bermuara pada solusi jangka panjang demi mengembalikan anak-anak ke lingkungan sekolah.(Adv)
(Aprl)

