Kamis, 16 Juli 2026 Samarinda, ID
Internasional

Latihan Perdana Persija: Shin Tae-yong Fokus Genjot Fisik Pemain

Foto Istimewa : Pelatih kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memprioritaskan penguatan fisik dasar dan proses adaptasi tim dalam sesi latihan perdana

KALIMANTAN TIMUR, nusavox.com – Persija Jakarta resmi membuka lembaran baru dalam persiapan menuju musim kompetisi 2026/2027. Sesi latihan perdana di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, pada Selasa (14/7/2026) sore menjadi awal kiprah Shin Tae-yong di Persija sebagai pelatih kepala baru skuad Macan Kemayoran.

Namun, latihan pertama di bawah komando pelatih asal Korea Selatan tersebut belum menyajikan materi berintensitas tinggi. Shin Tae-yong sengaja memilih momen awal ini untuk membangun chemistry antarpemain. Selain itu, ia juga ingin memetakan kondisi kebugaran seluruh anak asuhnya secara mendetail.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

“Kami baru pertama kali bertemu dan menyapa para pemain. Ini merupakan proses untuk membangun stamina dan kondisi fisik secara keseluruhan. Karena semuanya harus berjalan selangkah demi selangkah,” kata Shin Tae-yong di Persija.

Fisik Jadi Fondasi Utama Sebelum Taktik

Pendekatan bertahap tersebut bukan tanpa alasan yang kuat. Sebab, Shin Tae-yong menegaskan bahwa fondasi fisik menjadi aspek utama yang harus rampung sebelum Persija memasuki tahap pengembangan taktik. Langkah ini sekaligus menunjukkan filosofi kepelatihannya yang selalu mengutamakan intensitas permainan tinggi sepanjang laga.

Oleh karena itu, sesi latihan perdana ini langsung diikuti oleh mayoritas pemain, termasuk tujuh rekrutan anyar Macan Kemayoran. Skuad baru tersebut melibatkan Victor Dethan, Aqil Savik, Pratama Arhan, serta empat pemain asing baru, yakni Kerim Memija, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Kyohei Yoshino.

Di sisi lain, sejumlah pilar utama belum bisa mengikuti latihan karena masih membela Timnas Indonesia. Nama-nama beken seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, hingga Mauro Zijlstra terpantau masih absen.

Pantau Potensi Pemain Muda

Selain memantau kondisi fisik pemain senior, mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut juga memberikan perhatian khusus kepada para pemain muda. Ia sengaja mempromosikan mereka dari tim junior agar bisa melihat potensi mereka secara langsung sebelum menentukan peran dalam skema tim utama.

Beruntung, juru taktik berusia 55 tahun tersebut tidak menemukan kendala berarti terkait kebugaran pemain pada hari pertama. Meskipun terkenal sebagai pelatih yang detail dengan taktik, ia kembali menegaskan bahwa strategi belum menjadi fokus utama minggu ini.

“Yang paling mendasar adalah fisik. Setelah menyelesaikan latihan fisik, dalam waktu yang tersisa barulah kami akan masuk ke taktik tim. Dengan demikian, kami bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi musim depan,” pungkasnya.

(Aprl)