Kamis, 16 Juli 2026 Samarinda, ID
Daerah

Pemkab Berau Perketat Perlindungan Anak

Foto Istimewa : Bupati Berau, Sri Juniarsih dan Sekkab Muhammad Said berkomitmen memperketat perlindungan anak serta menekan angka kekerasan di Kabupaten Berau.

BERAU, nusavox.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau saat ini masih memberikan perhatian serius terhadap kasus kekerasan dan pelanggaran hak anak. Guna memutus mata rantai masalah tersebut, Pemkab Berau kini gencar mempererat kolaborasi lintas sektor. Langkah strategis ini bertujuan untuk membangun sistem perlindungan anak di Berau yang jauh lebih ketat.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendirian dalam menciptakan ruang aman bagi anak-anak. Sebaliknya, seluruh lapisan masyarakat harus memikul tanggung jawab kolektif ini secara bersama-sama.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

“Saya sangat berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki satu visi dan komitmen yang kuat. Dengan begitu, kita bisa memperkokoh perlindungan anak di Berau,” ungkap Sri Juniarsih pada Rabu (15/7/2026).

Sinergi Serentak di Semua Lini

Selain itu, Bupati menilai bahwa semua lini harus menggerakkan aksi nyata ini secara serentak. Oleh karena itu, sinergi yang solid harus berjalan mulai dari jajaran pemerintah daerah, penegak hukum, dunia pendidikan, hingga tenaga medis. Tidak ketinggalan, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan media juga wajib mengambil peran.

“Meskipun lingkungan luar sangat berpengaruh, keluarga tetap memegang peran krusial sebagai fondasi utama tempat anak tumbuh dan berkembang,” jelasnya.

Fokus pada Pencegahan Dini dan Pola Asuh

Selanjutnya, Sri Juniarsih mengingatkan bahwa masyarakat harus mengutamakan tindakan pencegahan dini daripada sekadar mengobati dampak psikologis anak. Bahkan, langkah pencegahan akan melahirkan dampak yang efektif jika instansi terkait membarenginya dengan edukasi publik yang konsisten.

“Mencegah selalu lebih baik daripada menangani. Oleh sebab itu, kita harus mendorong edukasi secara masif agar orang tua memahami cara mengasuh anak secara positif,” terangnya.

Pada akhirnya, Bupati berharap lingkungan sekitar mampu menjadi tempat berlindung yang aman. Oleh karena itu, ia mengimbau warga agar tidak ragu atau takut untuk melaporkan setiap indikasi kekerasan anak yang terjadi di wilayah mereka.

(Aprl)