Selasa, 1 September 2026 Samarinda, ID
Kota Samarinda

PSI Samarinda Gelar Pelatihan P3K Relawan Ambulans

SAMARINDA, nusavox.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Samarinda menggelar pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di Sekretariat DPD PSI Samarinda, Jalan Perjuangan, Senin (31/8/2026).

Sebanyak 40 peserta antusias mengikuti kegiatan ini. Para peserta berasal dari anggota partai, relawan ambulans, tim medis, komunitas kemanusiaan, Pramuka Peduli, hingga masyarakat umum.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Sekretaris DPD PSI Samarinda, Taufan Marselinus, menyebutkan bahwa kegiatan PSI Samarinda pelatihan P3K ini berawal dari operasional rutin layanan ambulans gratis mereka. Oleh karena itu, para relawan lapangan harus menguasai tindakan medis awal sebelum korban mendapatkan penanganan di rumah sakit.

“Hari ini DPD PSI Kota Samarinda mengadakan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan,” ujar Taufan.

Selain itu, Taufan menegaskan bahwa program ini bertujuan memperkuat respons cepat tim di lapangan. Pasalnya, tim relawan mengoperasikan layanan ambulans gratis tersebut setiap hari untuk membantu warga Samarinda.

Merangkul Berbagai Komunitas Relawan Samarinda

Dalam kegiatan ini, panitia tidak hanya membina internal kader. DPD PSI Samarinda juga merangkul berbagai kelompok relawan sosial dan kemanusiaan di Kota Samarinda.

Beberapa perwakilan komunitas yang hadir antara lain:

  • Tim Medis ITS dan Relawan Medis SANAK
  • RPK PSR 13, Relawan MTAB, dan Relawan RBT
  • Pramuka Peduli, Relawan Arizuan, dan Relawan Abunajuar
  • Noorteen Volunteer, Relawan Ambulans KKSS, dan Relawan Ambulans PSI
  • PMI Anggana, Relawan Jambu Juanda, serta Balakarcana Cendana

Taufan menilai kolaborasi ini sangat penting. Sebab, penanganan kondisi darurat di lapangan membutuhkan sinergi yang kuat antar-komunitas.

Memberikan Pembekalan Materi Penanganan Darurat

Selanjutnya, praktisi pertolongan pertama, Hermansyah, menyampaikan berbagai materi krusial kepada para peserta. Sementara itu, Agus Sugianto dari Relawan Ambulans PSI memandu jalannya sesi pelatihan sebagai moderator.

Selama sesi pembekalan, pemateri mengajarkan beberapa teknik penanganan darurat, yaitu:

  • Penanganan awal pada luka dan perdarahan
  • Tindakan cepat untuk dugaan cedera tulang
  • Pertolongan dasar saat korban mengalami gangguan pernapasan atau henti jantung

Akhirnya, Taufan berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan ini secara nyata saat menghadapi situasi darurat di lapangan. Melalui kegiatan ini, PSI Samarinda terus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia demi mengoptimalkan pelayanan ambulans gratis bagi masyarakat.

(Aprl)