SAMARINDA, nusavox.com – Anggota Komisi II sekaligus anggota Bapemperda DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menampung berbagai aspirasi krusial dalam kegiatan Reses DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan III Tahun 2026. Kegiatan penyerapan aspirasi yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) di Perumahan Bumi Sempaja, Jalan P.M. Noor ini membahas isu pembentukan Perda Pemuda, pelayanan warga tingkat RT, konflik lahan IKN, hingga arah APBD Perubahan.
Melalui ruang dialog interaktif ini, Viktor merespons langsung dorongan DPD KNPI Kota Samarinda mengenai payung hukum kepemudaan. Selain itu, ia juga mendengarkan keluhan infrastruktur warga serta membeberkan fokus pengawasan anggaran daerah.
Mengawal Perda Kepemudaan dan Solusi Fasilitas Tingkat RT
Selanjutnya, Viktor merespons positif usulan KNPI terkait pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan. Sebagai anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), ia berkomitmen mengundang KNPI secara khusus untuk menyalurkan aspirasi dan gagasan mereka dalam pembahasan rancangan perda tersebut.
Di samping isu pemuda, Viktor juga menjawab keluhan dari Ketua RT 30 Kelurahan Mugirejo mengenai armada sampah dan krisis air bersih PDAM. Untuk masalah pengangkutan sampah, Viktor mengusulkan pengadaan motor listrik agar petugas tidak terbeban antrean BBM. Sementara itu, untuk 24 KK yang belum menikmati akses air bersih selama bertahun-tahun, ia berjanji akan mengawalnya langsung ke Wali Kota Samarinda.
“Kami mengusulkan pengadaan kendaraan listrik untuk pengangkutan sampah warga agar tidak menimbulkan masalah baru terkait antrean BBM. Mengenai sambungan PDAM warga Mugirejo, kami segera berkoordinasi dengan Wali Kota,” ujar Viktor.
Memfasilitasi Isu Lahan IKN dan Menatap Arah APBD Perubahan
Di sisi lain, Viktor yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim membeberkan perkembangan penanganan dinamika warga dengan Satgas IKN. Pihaknya membentuk hakim adat untuk memproses sidang adat terkait inventarisasi sekitar 200 unit rumah dan tanam tumbuh warga yang terdampak, seraya menekankan pendekatan edukatif agar masyarakat dan IKN dapat hidup berdampingan secara harmonis.
Mengenai fokus pengesahan APBD Perubahan Kota Samarinda, Viktor menekankan pentingnya pelunasan kewajiban pemerintah daerah serta prioritas penanganan banjir. Ia mendesak Pemkot Samarinda memanfaatkan musim kemarau saat ini untuk merevitalisasi drainase dan sungai.
Pada akhir keterangannya, Viktor meminta Pemkot Samarinda menuntaskan proyek strategis seperti Pasar Pagi dan Teras Mahakam, serta menyiapkan alokasi dana tak terduga untuk mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
(Aprl)

