Rabu, 7 Oktober 2026 Samarinda, ID
DPRD Kota Samarinda

Reses DPRD Samarinda: Viktor Yuan Bahas Defisit APBD

SAMARINDA, nusavox.com – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan III Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) di Perumahan Bumi Sempaja, Jalan P.M. Noor ini mengusung tema diskusi pemuda.

Saat membuka acara, Viktor membagikan kenangan masa mudanya ketika berjuang di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Kehadiran jajaran para pengurus KNPI dan para ketua RT setempat memperkuat diskusi mengenai arah pembangunan Kota Samarinda di tengah efisiensi anggaran.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Mengurai Tantangan Anggaran dan Penurunan Transfer Daerah

Selanjutnya, Viktor membeberkan dinamika perubahan kebijakan transfer keuangan dari pemerintah pusat pada era Presiden Prabowo Subianto. Pemotongan serta penundaan penyaluran dana dari pusat dan provinsi menekan kemampuan fiskal daerah secara signifikan.

Oleh karena itu, situasi ini mengoreksi struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda secara drastis. APBD yang semula mencapai Rp5,8 triliun kini menyusut menjadi Rp3,3 hingga Rp3,4 triliun. Akibatnya, Pemerintah Kota Samarinda harus memilah program pembangunan secara cermat dan memprioritaskan alokasi sektor mendesak.

“Samarinda sebenarnya memiliki banyak sumber pendapatan. Namun, pemerintah pusat dan provinsi menahan sebagian dana tersebut. Efisiensi ini memukul penyelenggaraan pemerintahan, termasuk alokasi dana pembinaan pemuda,” tegas Viktor.

Mendorong Peran Pemuda dan Mengawal Aspirasi Warga

Di sisi lain, Viktor mendorong pemuda dan pemudi KNPI untuk mengambil peran aktif. Pemuda harus berani menyuarakan hak anggaran daerah agar pemerintah pusat segera menurunkan dana transfer tersebut.

Selain menyoroti peran pemuda, Viktor juga menjawab keresahan para ketua RT mengenai banyaknya usulan warga yang tertahan. Meskipun anggota DPRD telah memperjuangkan pokok-pokok pikiran (Pokir) dari hasil Musrenbang dan reses, keterbatasan anggaran kerap memaksa legislatif dan eksekutif memangkas daftar prioritas.

Pada akhir diskusi, Viktor menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Langkah ini bertujuan untuk memperjuangkan kembali hak anggaran daerah demi mendukung pembangunan infrastruktur serta pengembangan sumber daya manusia.

(Aprl)