Rabu, 7 Oktober 2026 Samarinda, ID
DPRD Kota Samarinda

KNPI Samarinda Suarakan Fasilitas OKP di Reses DPRD

SAMARINDA, nusavox.com – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Samarinda, Ronny Hidayatullah, menyuarakan aspirasi strategis kepemudaan dalam kegiatan Reses DPRD Samarinda Masa Persidangan III Tahun 2026. Ia menyampaikan pandangan tersebut secara langsung di hadapan Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, pada Senin (5/10/2026) di Perumahan Bumi Sempaja, Jalan P.M. Noor.

Diskusi interaktif ini menghadirkan perwakilan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP), kelompok mahasiswa Cipayung Plus, serta kader TIDAR Kota Samarinda. Saat membuka sambutannya, Ronny mengapresiasi kepedulian Viktor Yuan yang terus merangkul dan mendengarkan keluhan generasi muda.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Menyoroti Masalah Sekretariat dan Regulasi Anggaran Kepemudaan

Selanjutnya, Ronny membeberkan berbagai kesulitan teknis yang kerap menghambat aktivitas mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Kebanyakan OKP di Samarinda masih pontang-panting mencari dukungan dana karena belum memiliki regulasi pembinaan yang jelas.

Oleh sebab itu, Ronny mendesak pemerintah dan legislatif untuk menghadirkan aturan yang menjamin alokasi anggaran serta fasilitas sekretariat bagi OKP. Selain masalah anggaran, ia juga mengulas perbedaan batasan usia pemuda antara Undang-Undang Kepemudaan dan AD/ART KNPI sebagai bahan evaluasi bersama.

“Kawan-kawan mahasiswa dan pemuda membutuhkan kepastian aturan serta dukungan nyata. Kami menginginkan setiap OKP setidaknya memiliki fasilitas sekretariat yang layak untuk menunjang manajemen organisasi,” tegas Ronny.

Menggalang Konsolidasi Pemuda untuk Mengawal Dana Transfer Daerah

Di sisi lain, Ronny merespons paparan Viktor Yuan terkait penurunan APBD Samarinda yang menyusut hingga Rp3,3–3,4 triliun. Penurunan drastis ini terjadi akibat tertahannya penyaluran dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pusat dan provinsi.

Melihat kondisi tersebut, Ronny menyerukan gerakan bersatu kepada seluruh elemen pemuda dan mahasiswa di Kota Samarinda. Pihaknya berencana menggalang konsolidasi lintas organisasi guna menuntut hak anggaran daerah yang adil bagi ibu kota Kalimantan Timur ini.

Pada akhir sambutannya, Ronny menegaskan komitmen KNPI untuk terus memperkuat komunikasi dengan DPRD Kota Samarinda. Sinergi ini menjadi langkah kunci dalam memperjuangkan hak keuangan daerah sekaligus mencetak SDM pemuda yang unggul.

(Aprl)