Kamis, 16 Juli 2026 Samarinda, ID
Internasional

Kisah Haru Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib

Foto Istimewa : Kisah di balik nomor punggung 6 Sandy Walsh di Persib Bandung

KALIMANTAN TIMUR, nusavox.com – Pemain baru Persib Bandung, Sandy Walsh, resmi memulai petualangan barunya dengan sebuah keputusan yang menarik perhatian publik. Bek Timnas Indonesia tersebut memilih untuk mengenakan nomor punggung 6, angka yang sebelumnya melekat pada sejumlah pemain penting Maung Bandung.

Di balik pilihan tersebut, ternyata tersimpan kisah unik yang jauh dari urusan taktik lapangan hijau. Sandy mengaku bahwa nomor punggung Sandy Walsh untuk musim 2026/2027 ini lahir dari momen spesial dalam kehidupan rumah tangganya.

IKLAN Pasang Iklan Anda di Sini Jangkau pembaca setia NUSAVOX di tengah artikel. Selengkapnya

Filosofi Angka 6 dan Kehamilan Sang Istri

Bek berusia 31 tahun itu selama ini sangat identik dengan nomor punggung 5. Meski demikian, kepindahannya ke Kota Kembang mendorongnya untuk memilih angka baru yang memiliki makna personal sekaligus emosional.

Sandy mengungkapkan bahwa pemilihan nomor punggung 6 merupakan buah diskusi bersama sang istri, Aislinn Konig. Pebasket tim nasional Kanada tersebut saat ini memang tengah mengandung anak pertama mereka. Oleh karena itu, mereka menggabungkan angka favorit masing-masing untuk menyambut sang buah hati.

“Saya biasa menggunakan nomor punggung 5, istri saya nomor punggungnya 1. Karena istri sedang hamil, 5 plus 1, jadilah saya memilih 6,” terang Sandy penuh kebahagiaan.

Sebagai informasi tambahan, nomor 6 bukanlah angka asing bagi publik Bobotoh. Sebelum Sandy menggunakannya, gelandang muda Robi Darwis telah memakai nomor tersebut. Selain itu, nama-nama besar seperti Ferdinand Sinaga, Tony Sucipto, hingga legenda Robby Darwis juga pernah mengenakan angka keramat ini.

Fokus Berjuang untuk Lambang di Dada

Walaupun memiliki makna keluarga yang mendalam, Sandy menegaskan bahwa urusan angka bukanlah prioritas utamanya. Baginya, kontribusi maksimal untuk tim tetap menjadi hal yang paling utama di atas lapangan.

Selanjutnya, ia merasa sangat lega karena akhirnya bisa mewujudkan mimpi lama untuk berseragam Pangeran Biru. Kesempatan berharga ini sudah ia nantikan sejak beberapa tahun yang lalu.

“Bagaimanapun juga kita berjuang untuk emblem di depan, bukan nomor di belakang. Saya senang akhirnya bisa bergabung Persib setelah tiga tahun lalu Coach Bojan Hodak menghubungi saya,” pungkasnya.

(Aprl)